Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

05 September 2013

DHCP Reservation IP di Mikrotik


Dalam penerapan DHCP Server di jaringan, biasanya setiap komputer atau user akan mendapatkan IP Address yang berbeda setiap kali mengajukan peminjaman IP. Hal ini tentunya akan membuat kita sedikit kesulitan dalam mengelola jaringan kita tersebut. Lalu bagaimana jika kalian ingin membuat beberapa komputer/user tertentu akan selalu mendapatkan IP Address yang sama ketika mereka meminjam IP ke DHCP Server? Di Mikrotik, kalian bisa melakukan hal ini dengan melakukan teknik DHCP Reservation IP. Caranya adalah dengan menambahkan MAC Address dari komputer/user yang ingin kalian berikan IP Address static tadi. Berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Misalnya kalian ingin membuat komputer yang memiliki MAC Address 00:11:22:33:44:55 akan selalu mendapatkan IP Address 192.168.1.99. Maka bukalah Mikrotik kalian melalui Winbox, kemudian bukalah New Terminal. Lalu ketikkan perintah berikut ini :

> ip dhcp-server lease add address=192.168.1.99 mac-address=00:11:22:33:44:55

Dengan begitu setiap komputer dengan MAC Address yang sudah kalian daftarkan tadi, akan selalu mendapatkan IP Address yang sama setiap kali ia konek ke jaringan.

2. Cara diatas sebenarnya memiliki kelemahan, karena pada kasus diatas kita masih mempraktekkan satu MAC Address saja yang ingin didaftarkan. Bagaimana kalau nanti ada 100 komputer? 1000 komputer? Wah, akan melelahkan sekali pasti. Lalu bagaimanana solusinya agar efisien? Dengan memanfaatkan fitur GUI melalui media Winbox, kalian bisa melakukannya dengan mudah.
Pertama-tama, kalian suruh terlebih dahulu komputer yang ingin kalian jadikan statik untuk konek ke dalam jaringan. Setelah itu silahkan buka menu IP > DHCP Server > Leases. Disitu terlihat kalau si komputer sudah terkoneksi dan mendapatkan IP. Pilihlah baris komputer tersebut, lalu klik tombol Make Static.


Nantinya jika ada beberapa komputer sekaligus yang ingin kalian jadikan static, maka tinggal kalian seleksi saja baris komputer-komputer yang ingin kalian pilih, setelah itu baru klik Make Static.

Semoga bermanfaat :)
Share:

Tutorial Setting Internet Speedy menggunakan Mikrotik + Wifi

Tutorial Setting Internet Speedy menggunakan Mikrotik RB751-2HnD dengan melakukan sharing koneksi Internet menggunakan WiFi akan kita bahas pada artikel kali ini. Sebelumnya sudah pernah dibahas tentang Tutorial Cara Setting Speedy Mikrotik RB750 via Winbox. Pada artikel tersebut kita menggunakan Mikrotik RB750 sebagai pengganti modem ADSL Speedy dengan menggunakan interface PPPoE client Speedy. 

Namun, kali ini sedikit berbeda, karena kita masih tetap menggunakan modem ADSL Speedy sebagai PPPoE Client dan DHCP Server. Disini juga menggunakan Mikrotik RB751-2HnD yang memiliki 5 port ethernet dan satu port Wlan1 sehingga bisa sharing koneksi internet via WiFi.

Secara garis besar topologi jaringan yang akan kita buat adalah sebagai berikut :


Modem ADSL Speedy 
  • PPPoE Client Speedy
  • DHCP Server
Mikrotik RB751-2HnD
  • DHCP Client dari modem Speedy
  • DHCP Server untuk clint PC dan Wifi
  • Ether1 --> sebagai gateway menuju ke Modem Speedy
  • Ether2 --> menuju ke PC Client
  • Wlan1 --> sebagai Access Point untuk share koneksi internet ke client via WiFi
  • Ether 2 dan Wlan1 di bridge
Oke sekarang kita mulai cara seting Internet Speedy menggunakan Mikrotik + Wifi. Untuk tutorial lengkapnya sudah saya buatkan dalam bentuk video yang sudah saya upload ke Youtube. Silakan anda lihat video berikut ini supaya lebih jelas.


 

Oke, selamat mencoba dan semoga Tutorial Setting Internet Speedy menggunakan Mikrotik + Wifi ini dapat bermanfaat dan membantu anda. Thanks :)
Share:

03 September 2013

Routing NAT Masquerade Untuk Aplikasi Tertentu di Mikrotik


Masih berkaitan dengan beberapa artikel mengenai kombinasi Routing Masquerade di Mikrotik, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sedikit tips untuk melakukan Routing NAT Masquerade untuk aplikasi tertentu di Mikrotik. Kombinasi ini biasa diterapkan ketika kalian menginginkan komputer user hanya boleh mendapatkan layanan internet tertentu saja. Misalnya hanya boleh browsing saja, tapi tidak boleh menerima dan mengirim email. Atau user hanya boleh membuka akses FTP, dan lain-lain.

Untuk melakukan hal tersebut, kalian perlu mengetahui nomor-nomor port yang berjalan pada tiap-tiap layanan/aplikasi yang ingin kalian perbolehkan atau larang nantinya. Contohnya untuk browsing HTTP menggunakan port 80, untuk HTTPS menggunakan port 443, untuk FTP biasanya menggunakan port 20 dan 21, atau email yang menggunakan port 25, 110, dan 143. Untuk mengetahui daftar lengkap port-port yang berjalan pada layanan-layanan yang ada di internet kalian bisa melihat di web berikut : iana.org

Yuk langsung kita praktekkan saja. Misalnya kalian ingin membuat komputer user 192.168.1.10 sampai 192.168.1.20 cuma boleh browsing saja (HTTP dan HTTPS). Maka perintahnya adalah sebagai berikut :

> ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.10-192.168.1.20 protocol=tcp dst-port=80,443 out-interface=ether1-INTERNET action=masquerade

nb : ether1-INTERNET adalah nama interface saya yang mengarah ke internet. Sesuaikan dengan nama perangkat kalian masing-masing ya.

Kalo kalian ingin komputer user dapat melakukan ping ke situs-situs di internet, maka perintahnya adalah seperti ini :

> ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.10-192.168.1.20 protocol=icmp out-interface=ether1-INTERNET action=masquerade

Untuk melihat hasilnya silahkan gunakan perintah ini :

> ip firewall nat print

Perintah-perintah diatas dapat kalian kombinasikan lagi dengan perintah lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Semoga bermanfaat :)
Share:

02 September 2013

Install Furiusisomount ISO Mounter di Blankon 8 Rote

Di Blankon 8 Rote nampaknya ada salah satu fitur penting yang biasa saya pakai di Ubuntu yang hilang. Fitur tersebut adalah fitur untuk me-mounting file-file ISO. Biasanya fitur ini bisa langsung saya aktifkan dengan membuka jendela Nautilus, kemudian saya pilih file ISO yang ingin saya mounting, saya klik kanan, lalu pilih Open with Archive Mounter. Mungkin ada beberapa diantara kalian yang juga sering menggunakan fitur ini.
Nah sayangnya, di Blankon 8 Rote saya tidak menemukan fitur semacam ini. Ketika saya klik kanan pada salah satu file ISO, disitu hanya ada pilihan untuk membukanya dengan aplikasi Archive Manager atau Brasero. Coba lihat screenshot dibawah ini :


Kemudian bagaimanakah jika kalian ingin me-mounting suatu file ISO di Blankon 8 Rote ini? Kalian bisa menggunakan aplikasi yang bernama Furiusisomount.

Cara install aplikasi ini cukup mudah, tinggal buka terminal lalu ketikkan perintah berikut ini :

$ sudo apt-get install furiusisomount

Untuk menggunakan aplikasi ini, kalian pilih saja file ISO yang ingin kalian mount dengan mengklik tombol Browse (1). Lalu ganti tanda centang dari Fuse menjadi Loop (2). Setelah itu klik Mount (3).


Sekarang bukalah jendela Nautilus, dan lihatlah kalau file ISO kalian pasti sudah berhasil termounting.


Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

01 September 2013

Memaksa Klien Harus Menggunakan DHCP di Mikrotik

Jika kalian pernah mengelola suatu jaringan dimana para kliennya menggunakan DHCP untuk koneksi ke internet, maka tentunya kalian juga pernah mengalami hal yang satu ini. Terkadang ada beberapa klien 'nakal' yang mencoba menggunakan IP statik untuk konek di jaringan. Jika hal ini tidak segera dicari solusinya, maka pastinya kalian nanti akan kesulitan dalam memonitor jaringan tersebut.

Lalu harus bagaimana? Di Mikrotik kalian bisa 'memaksa' klien kalian harus menggunakan DHCP untuk dapat terkoneksi ke jaringan. Jadi ketika nanti mereka mengkonfigurasikan IP mereka sebagai IP statik, dijamin mereka tidak akan bisa terkoneksi ke internet. Berikut adalah langkah-langkahnya :

Oiya, sebelumnya disini saya asumsikan kalian sudah membuat DHCP Server di Mikrotik kalian ya. Jadi saya tidak akan memberikan petunjuk tentang cara bagaimana membuat DHCP Servernya, melainkan langsung ke petunjuk cara memaksa klien kalian harus menggunakan DHCPnya saja.

1. Pertama-tama bukalah Mikrotik kalian melalui Winbox, lalu arahkan pada tab Interfaces. Lalu klik 2 kali pada interface yang kalian gunakan sebagai DHCP. Biasanya pasti interface yang mengarah ke jaringan lokal. Pada kasus ini, interface yang saya gunakan bernama ether2-LOKAL. Lalu pada bagian ARP, kalian ganti menjadi reply-only


Jika sudah klik Apply > OK.

2. Kemudian buka lagi tab IP > DHCP Server. Klik 2 kali pada DHCP Server yang sudah kalian buat. Lalu berikan centang pada bagian Add ARP for Leases.


Jika sudah klik Apply > OK.

3. Sampai sini seharusnya seluruh klien kalian tidak akan bisa lagi menggunakan IP Statik untuk dapat terkoneksi ke jaringan. Namun apabila kalian ingin memberikan pengecualian kepada beberapa user atau komputer yang memang harus menggunakan IP Statik, seperti Proxy atau Billing contohnya, maka kalian bisa menambahkan MAC Address beserta IP Statik yang digunakan oleh user atau komputer tersebut pada menu IP > ARP List.


Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

Load Balance / Load Balancing Mikrotik

Load Balance atau Load Balancing adalah sebuah teknik atau metode untuk membagi beban ke dalam beberapa jalur (link) sehingga penggunaan jalur (link) menjadi lebih baik. Load balance digunakan supaya tidak ada link yang mendapatkan beban lebih besar dari link lainnya, sehingga akan tercipta keseimbangan (balance) pada penggunaan link tersebut. Penggunaan load balance dapat dilakukan bersadarkan basis koneksi maupun paket nya.


Load balance yang sering diterapkan dan dijumpai yaitu penerapan load balance pada jaringan lokal yang mempunyai dua koneksi internet atau lebih baik dari ISP yang sama maupun berbeda. Selain itu teknik load balance juga sering digunakan pada jaringan lokal antar router yang memiliki dua atau lebih jalur yang bisa dilalui. 

Teknik Load balance pada Mikrotik dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode seperti Firewall Marking, ECMP (Equal Cost Multi-Path), PCC (Per Connection Classifier), Nth, Bonding, OSPF, BGP, dsb. Untuk lebih jelas nya tentang metode Load balancing pada Mikrotik silakan kunjungi halaman ini :
http://wiki.mikrotik.com/wiki/Load_Balancing 
Share:

Blog Archive