Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

Showing posts with label Ubuntu. Show all posts
Showing posts with label Ubuntu. Show all posts

14 November 2014

Install Java Plugin di Firefox Ubuntu

Postingan singkat di malam hari ini. Saya baru saja mengalami masalah yang cukup mengganggu, yaitu tidak bisanya firefox Ubuntu saya untuk menjalankan aplikasi berbasis java via browser. Selidik punya selidik ternyata firefox memang belum memiliki plugin untuk dapat menjalankan aplikasi berbasis java. Nah, solusi ampuh untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menginstall aplikasi icedtea-plugin dengan mengeksekusi perintah berikut di terminal :

$ sudo apt-get install icedtea-plugin

Setelah terinstall, tutup dan bukalah kembali firefox kalian. Seharusnya sekarang kalian sudah bisa menjalankan aplikasi java via browser.

Berikut adalah contoh screenshot ketika saya menjalankan console dari Proxmox yang menggunakan aplikasi java.


Semoga bermanfaat :)
Share:

02 September 2014

Backup Otomatis dengan Penamaan File Berdasarkan Tanggal Menggunakan Rsync, Tar, Cron, dan SSH di Ubuntu Server

Konsep dari tulisan ini adalah untuk dapat mengkompres sebuah direktori yang ingin dibackup menjadi file tar.gz yang penamaannya sesuai tanggal backupnya (misal : backup-01092014.tar.gz, backup-02092014.tar.gz), kemudian file backup tersebut akan dikirim dan disinkronisasikan ke server backup khusus menggunakan rsync dan ssh, serta tidak lupa seluruh proses tersebut dijadwalkan dengan crontab agar dapat dieksekusi secara otomatis setiap hari.

Topologi :

Server utama (192.168.100.3) --------- (192.168.100.1) Server backup

1. Pertama, pastikan kedua buah server sudah terinstall ssh :

rizal@server-utama:~$ sudo apt-get install ssh
rizal@server-backup:~$ sudo apt-get install ssh


2. Kemudian kita harus membuat agar server utama tidak perlu lagi memasukkan password setiap ingin meremote server backup via ssh. Ini untuk membuat rsync dapat melakukan pengiriman file via ssh ke server backup nantinya.

Dari Server Utama eksekusi perintah berikut :

rizal@server-utama:~$ ssh-keygen

Jika diminta memasukkan apapun, jangan diisi apa-apa. Tekan Enter saja terus sampai selesai.

3. Setelah itu kirimkan file id_rsa.pub ke Server Backup :

rizal@server-utama:~$ cd
rizal@server-utama:~$ scp .ssh/id_rsa.pub rizal@192.168.100.1:


4. Sekarang pindahlah ke Server Backup, kemudian eksekusi perintah berikut :

rizal@server-backup:~$ cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys

Jika muncul error ~/.ssh/authorized_keys: No such file or directory , itu berarti Server Backup kalian belum pernah menggunakan ssh sama sekali sebelumnya. Kalian tinggal membuat direktorinya secara manual :

rizal@server-backup:~$ mkdir ~/.ssh
rizal@server-backup:~$ chmod 700 ~/.ssh


Setelah itu ulangi perintah : cat id_rsa.pub >> ~/.ssh/authorized_keys . Jika tidak muncul peringatan error lagi, maka berarti sudah berhasil. Lalu jangan lupa restartlah service ssh kalian :

rizal@server-backup:~$ sudo service ssh restart

5. Selanjutnya, kalian perlu membuat direktori tempat menyimpan file-file backupnya :

rizal@server-backup:~$ sudo mkdir /backup
rizal@server-backup:~$ sudo chown rizal:rizal /backup/


6. Pindahlah lagi ke komputer Server Utama. Kemudian cobalah untuk meremote Server Backup, seharusnya kalian tidak akan diminta password lagi sekarang :

rizal@server-utama:~$ ssh rizal@192.168.100.1

Jika sudah exit saja :

rizal@server-backup:~$ exit
rizal@server-utama:~$


7. Sekarang saatnya untuk membuat script untuk membackupnya. Pada kasus ini, saya akan mencoba membackup direktori /home/rizal/Public/Novel. Direktori ini nantinya akan di kompress dan dimasukkan ke dalam direktori /home/rizal/Public/forbackup dengan nama backup-SESUAITANGGAL.tar.gz. Kemudian, file backup-SESUAITANGGAL.tar.gz ini akan kita kopikan ke Server Backup dengan menggunakan rsync. Dan agar di Server Utama tidak kepenuhan harddisknya, file hasil kompres yang sudah kita buat akan langsung otomatis dihapus setelah dikirim ke Server Backup.

Dari Server Utama ketikkan perintah berikut ini :

rizal@server-utama:~$ cd /home/rizal/Public
rizal@server-utama:~
/home/rizal/Public$ nano script-backup.sh

Didalamnya isikan dengan script berikut ini :

#!/bin/sh
tar -czvf forbackup/backup-$(date '+%d%m%Y').tgz Novel/
rsync -e ssh --progress --partial --size-only -vz --log-file=/rsynclog/rsynclog.log /home/rizal/Public/forbackup/* rizal@192.168.100.1:/backup
rm -v /home/rizal/Public/forbackup/*
exit 0


Simpan dan tutup file tersebut.

Beri hak akses executable :

rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ chmod +x script-backup.sh

8. Masih di direktori /home/rizal/Public, cobalah tes dengan menjalankan script tersebut.

rizal@server-utama:~/home/rizal/Public$ ./script-backup.sh

Jika berhasil seharusnya tampilannya akan seperti berikut :


9. Langkah terakhir adalah memasukkan script ini dalam tugas cron. Kita akan membuat script ini dieksekusi setiap jam 00.00 setiap harinya.

rizal@server-utama:~$ crontab -e

Pada baris paling bawah isikan dengan script berikut ini :

* 00 * * * sh /home/rizal/Public/script-backup.sh

Jika sudah simpan.

Sampai sini seharusnya semua akan berjalan sesuai dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal artikel ini.

Semoga bermanfaat :)
Share:

01 September 2014

Konfigurasi OpenVPN Client di Ubuntu GNOME 14.04 LTS

Untuk menjadikan Ubuntu GNOME 14.04 LTS sebagai OpenVPN Client ternyata agak memerlukan sedikit trik, yang mungkin bagi sebagian orang yang malas mencari di google akan membuatnya kesulitan.

Secara default, ternyata plugin untuk menambahkan interface OpenVPN Client melalui network manager di Ubuntu GNOME 14.04 LTS ini belumlah terinstall. Oleh karena itu kita perlu menginstallnya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah berikut :

$ sudo apt-get install network-manager-openvpn network-manager-openvpn-gnome

Setelah terinstall, kalian tidak bisa menggunakan fasilitas network manager utama dari GNOME 3.12 ini untuk menambahkan interface OpenVPN Client. Karena ketika saya coba menambahkan interface VPN, malah diminta untuk mengimport file ovpn, padahal saya hanya mempunyai file-file sertifikat dan keynya saja.


Akhirnya setelah coba googling, saya pun mendapatkan caranya. Ternyata kita harus menggunakan network manager yang lama untuk dapat menambahkan interface OpenVPN ini. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut :

$ nm-connection-editor

Seharusnya kalian akan mendapatkan jendela network manager yang lama seperti ini. Klik Add > OpenVPN > Create untuk menambahkan interface OpenVPN client.



Selanjutnya tinggal kalian setting sesuai kebutuhan. Kalian boleh menggunakan tipe autentikasi dengan username dan password saja, boleh menggunakan file-file sertifikat dan key saja, atau bisa juga dengan penggabungan keduanya. Tergantung kebutuhan. Kalian bisa mengaturnya di tab VPN pada kolom Type.


Setelah disimpan, untuk mengkoneksikannya kini kalian tinggal mengarahkan ke logo network manager di kanan atas. Seharusnya sudah muncul menu baru untuk mengkoneksikan interface VPN seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :


Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

21 August 2014

Install VirtualBox di Ubuntu 14.04

Kring.. kring.. kring.. handphoneku berbunyi. Segeralah kuangkat dan terdengar suara yang cukup familiar dari seberang sana.

Halo mas bro, saya kan udah pake ubuntu yang versi 14:04 terus mau install Virtual Box, katanya di Ubuntu tinggal ke Ubuntu Sotware Center untuk installasi aplikasinya...

Yap, emang bener sih kalau di Ubuntu 14:04 kita tidak menemukan Virtual Box di Ubuntu Software Center. Tapi gak  usah khawatir atau galau, karena kita masih bisa menginstall Virtual Box kok.
VirtualBox


Installasi

Karena untuk menginstall Virtualbox 4.3.10 terbaru, kita udah bisa melakukannya melalui PPA yang bisa jalan di Ubuntu, Linux Mint, Pear OS dan varian yang sejenis, maka kita akan menginstallnya melalui terminal secara mudah, cukup mengetikkan tiga baris perintah berikut secara berurutan :

sudo add-apt-repository ppa:dreibh/ppa

sudo apt-get update

sudo apt-get install virtualbox

Nah untuk menginstall Virtualbox, kita setidaknya membutuhkan ruang hardisk sekitar 21,1 MB, jika benar mau menginstallnya segera tekan tombol "Y" pada keyboard dan tunggu prosesnya selesai.

Oia, untuk installasi jenis ini kita membutuhkan koneksi yang stabil dan cepat. Karena akan berpengaruh pada lamanya waktu installasi.

Jika semua telah selesai, segera jalankan Virtualbox. Selamat menikmati :)

Share:

13 July 2014

Install Conky Google-Now di Ubuntu

Hari ini lagi iseng-iseng pengen ganti suasana desktop dan tidak sengaja ketemu tema conky yang cukup keren, yaitu conky yang bertema ala Google bernama Conky Google-Now. Berikut adalah screenshotnya :


Simpel tapi keren kan? Memang tidak banyak informasi yang ditampilkan seperti tema conky kebanyakan. Tapi justru disitu menurut saya letak keindahannya.

Nah, kalau kalian ingin mencoba tema conky yang satu ini, berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Install terlebih dahulu aplikasi conky dan curl dengan mengetikkan perintah berikut ini :

$ sudo apt-get install conky conky-all curl

2. Setelah itu download file tema conkynya dari Devianart dengan mengklik link dibawah ini :


3. Berikutnya, ekstraklah file yang sudah kalian download barusan. Kemudian masuklah kedalam folder yang muncul dari hasil ekstraksi.


Tekan CTRL + H untuk menampilkan file-file yang tersembunyi. Silahkan kalian kopi direktori .conky-google-now dan salah satu file .conkyrc yang kalian suka ke direktori home. Kalian bisa memilih tema yang memakai background putih, gelap, maupun transparan tergantung dari penamaan si filenya (contoh : .conkyrc-transparent untuk tema yang transparan). Tapi ingat, jika kalian memilih tema yang selain bernama .conkyrc (contoh : .conkyrc-transparent), maka kalian harus mengubah namanya menjadi .conkyrc saat dikopi nanti. Disini saya akan mengkopi yang .conkyrc-transparent dan direktori .conky-google-now ke home folder saya.


Kemudian setelah dikopi, saya harus merubah namanya menjadi .conkyrc.


4. Langkah selanjutnya, kalian perlu menginstall font open-sans untuk membuat tampilan conky kalian mirip seperti screenshot yang saya tampilkan di awal artikel ini. Download terlebih dahulu fontnya dari link ini.

Jika sudah, ekstraklah file tersebut kemudian kopikan seluruh file yang berekstensi .ttf didalamnya, ke direktori .fonts di home folder kalian. Jika belum ada folder bernama .fonts, buat terlebih dahulu.


5. Selanjutnya, pergilah ke alamat weather.yahoo.com lalu cari kota tempat kalian tinggal. Setelah itu kopikan kode cuaca yang terdapat di alamat urlnya. Sebagai contoh untuk lokasi Bandung dapat terlihat seperti gambar berikut :


6. Buka file .conkyrc dengan gedit atau text editor lain, lalu cari kata kunci 2294941 dengan menekan tombol CTRL + F. Ganti nomor tersebut dengan nomor yang sudah kalian kopi dari weather.yahoo.com tadi. Jika sudah simpan dan tutup file tersebut.


7. Selanjutnya kita harus membuat conky autostart setiap komputer dinyalakan.

Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment Unity : Pergilah ke Dash Home > Cari aplikasi Startup Applications > klik Add > Isikan conky pada kolom Name dan Command.

Untuk kalian yang menggunakan Desktop Environment GNOME 3.12 : Pergilah ke folder Home > .config > autostart. Lalu buat satu file bernama Conky. Setelah itu klik kanan dan pilih Properties pada file tersebut. Isikan conky pada kolom Command.


8. Terakhir restartlah komputer kalian untuk memastikan bahwa seluruh konfigurasi sudah berhasil. Jika kalian melakukannya dengan benar, seharusnya sekarang di layar desktop kalian sudah muncul Conky Google-Now seperti yang terlihat pada layar screenshot saya diatas.

Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

02 July 2014

Trik Ampuh Agar Ubuntu 14.04 Trusty Tahr Lebih Ringan


Ubuntu 14.04 Trusty Tahr sudah dirilis sob bulang april kemarin. Sebenarnya cara agar ubuntu ringan ini bisa digunakan untuk 12.04 keatas sob. Nah bagi yang sdah atu akan menginstall ubuntu 14.04 ini perlu memperhatikan beberapa hal yang akan membuat ubuntu kita lebih 'ringan' dan wus wus lagi sob. Terkadang menjengkelkan juga yah ubuntu membawa fitur yang tidak kita perlukan jadi membuat lelet
Share:

01 June 2014

Bermain DOTA 2 di Ubuntu 14.04 LTS

Bagi kalian semua para pecinta game, kini janganlah pernah takut lagi untuk segera beralih ke Linux. Karena dengan adanya aplikasi Steam, banyak sekali game-game keren yang bisa kalian mainkan. Dan salah satu game favorite saya adalah DOTA 2.


Steam sendiri adalah aplikasi yang mendistribusikan game-game maupun aplikasi berbasis internet yang di buat oleh perusahaan Valve. Didalam steam ini ada ribuan aplikasi dan game yang dapat dimainkan secara multiplayer bersama ribuan user lainnya diseluruh dunia. Dan senangnya, Steam juga tersedia di Linux. Kalian bisa membaca apa itu Steam secara lebih lengkap disini.

Untuk menginstall Steam di Ubuntu 14.04 LTS, kalian cukup menginstall perintah berikut di terminal :

$ sudo apt-get install steam

Setelah terinstall, jalankan aplikasinya. Nanti kalian akan diminta untuk mengupdate aplikasi ini terlebih dahulu sebelum bisa memainkannya. Kira-kira ada 300MB file yang perlu kalian download. Jika sudah, barulah kalian bisa menjalankan Steam-nya lagi.

Kemudian, kalian juga perlu untuk membuat akun Steam terlebih dahulu. Silahkan merujuk ke alamat ini untuk cara membuat akun Steam. Mudah kok.


Selanjutnya, kalian juga perlu mendownload game Dota 2nya. Tenang saja, game ini gratis, tapi yang jadi masalah adalah ukuran filenya, yaitu sekitar 9GB. Jika kalian tidak mempunyai internet yang kencang, kalian bisa beli saja game DOTA 2 nya ke orang-orang. Murah kok, biasanya sekitar 20 ribu - 40 ribu. Ini salah satu orang yang menjual game-game di Steam.

Saya anggap kalian sekarang sudah memiliki file mentahan si DOTA 2. Untuk menginstallnya, cukup klik menu Steam > Backup and Restore Games > Restore a previous Backup.


Lalu pilihlah letak folder DOTA 2 kalian, dan klik Select. Selanjutnya tinggal tunggu proses penginstalan sampai selesai.


Terkadang setelah DOTA 2 selesai terinstall, dia akan meminta update terlebih dahulu. Jumlah ukuran file yang harus didownload bervariasi, tergantung seberapa jadulkah file backup DOTA 2 yang kalian beli dibanding dengan DOTA 2 yang paling terupdate sekarang. Siapkan lagi koneksi internet tercepat kalian ya.

Setelah proses update kalian selesai, selanjutnya kalian tinggal mainkan DOTA 2 nya dengan men-klik menu Library > Installed > Play.


Dan ini adalah tampilan menu awalnya.


Spesifikasi komputer dan internet saya :
  • Intel Core i3
  • Ram 4GB
  • VGA Intel HD Graphic Shared Memory
  • Internet DSL up to 512 Kbps 
Dengan spesifikasi seperti diatas, saya bisa memainkan DOTA 2 dengan lancar tanpa lag sama sekali tapi dengan semua opsi pengaturan low.

Selamat bermain kawan!

Semoga bermanfaat :)
Share:

31 May 2014

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Install Ubuntu GNOME 14.04 LTS

Setelah sekian lama saya menggunakan Unity sebagai Desktop Environtment utama di komputer saya, akhirnya saya kepincut juga untuk pindah ke lain hati. GNOME 3.12 lah yang berhasil merebut perhatian saya. GNOME 3.12 seolah-olah menjawab keinginan saya untuk dapat memakai DE yang simpel, ringan, tapi terlihat mewah dan futuristik.



Selain dari segi tampilan, saya juga sangat suka dengan responsivitas GNOME 3.12 yang saya rasa jauh melebihi unity. Mungkin terkesan lebay, tapi silahkan kalian coba sendiri dan rasakan perbedaannya. Menurut saya tampilan GNOME 3.12 ini bisa lebih menjual Linux kepada para newbie.

Oke, lalu apa yang ingin saya informasikan dalam artikel ini? Saya disini akan memberikan langkah-langkah untuk kalian, apa aja sih sebenarnya yang harus dilakukan setelah kalian menginstall Ubuntu GNOME 14.04. Mulai dari instalasi aplikasi-aplikasi penting maupun cara upgrade ke GNOME 3.12 dari GNOME 3.10.

1. Pertama-tama downloadlah terlebih dahulu Ubuntu GNOME 14.04 LTS dari link berikut : DOWNLOAD UBUNTU GNOME 14.04.

Ingat, Ubuntu yang kita akan download adalah Ubuntu GNOME, bukan Ubuntu biasa. Jangan lakukan apa yang saya tulis disini jika kalian menggunakan Ubuntu versi biasa. Karena saya tidak menjamin atas apa yang akan terjadi.

2. Setelah terdownload, silahkan install Ubuntunya seperti cara install Ubuntu pada umumnya.

3. Setelah Ubuntu selesai terinstall, selanjutnya saya akan memberikan kepada kalian sekumpulan script yang intinya untuk menginstall berbagai macam aplikasi penting. Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain :
  • Ubuntu Restricted Extras (Sudah termasuk Flash Player, Codec untuk memutar musik dan video, dan font-font Microsoft)
  • Berbagai macam codec untuk memutar video dan musik
  • Berbagai keperluan file kompresi
  • Berbagai keperluan compiling
  • Wine 1.7 (Untuk emulator program Windows)
  • VLC (Pemutar video)
  • Cheese (Aplikasi Webcam)
  • Gnome Tweak Tool (Tweaking tool untuk GNOME)
  • Ubuntu Tweak (Tweaking tool)
  • GIMP 2.9 (Padanan Photoshop)
  • Inkscape (Padanan Corel Draw)
  • Blender (Padanan 3DS Max)
  • Openshot (Video Editor)
  • Pitivi (Video Editor)
  • Dropbox (Cloud Storage)
  • Shutter (Aplikasi screenshot)
  • Filezilla (FTP Client)
  • Webserver + Database Server (Apache, PHP, Mysql, Phpmyadmin)
  • Samba (Untuk sharing file)
  • Conky Manager (Untuk konfigurasi conky secara GUI)
  • Gparted (Untuk pemartisi)
  • Synapse (Aplikasi pemanggil aplikasi yang cepat dan ringan)
  • Guake (Aplikasi terminal)
  • Conky (Untuk mempercantik tampilan DesktoP)
  • Kazam (Perekam layar)
  • Thunderbird (Mail client)
  • Pidgin (Chatting tool)
  • Steam (Untuk bermain game-game seperti DOTA 2)
  • Eagle (Skematik Elektronik)
  • Logisim (Simulator digital)
  • Vim (Text editor yang lebih powerful dari nano)
  • SSH (Agar dapat diremote)
  • Synaptic (Semacam Ubuntu Software Center, tapi jauh lebih ringan)
  • Gdebi (Untuk menginstall file .deb tapi jauh lebih ringan)
  • dll
Silahkan buka terminal, kemudian ganti repository kalian ke repository lokal terlebih dahulu. Eksekusi perintah berikut :

$ sudo gedit /etc/apt/sources.list

Ganti semua isi file tersebut dengan script ini :

deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse
deb http://liveusb.info/multisystem/depot all main


Jika sudah simpan dan tutup file tersebut. Selanjutnya eksekusi lagi perintah ini untuk mengupdate list repository kalian :

$ sudo apt-get update

4. Tambahkan semua ppa untuk aplikasi yang diluar repository resmi dengan mengeksekusi semua script berikut satu persatu :

$ sudo add-apt-repository ppa:joe-yasi/yasi
$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp-edge
$ sudo add-apt-repository ppa:tualatrix/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:dhor/myway
$ sudo add-apt-repository ppa:teejee2008/ppa
$ sudo add-apt-repository ppa:mc3man/trusty-media
$ sudo add-apt-repository ppa:linrunner/tlp
$ sudo apt-add-repository ppa:synapse-core/testing
$ sudo add-apt-repository ppa:moka/stable
$ sudo wget -q http://liveusb.info/multisystem/depot/multisystem.asc -O- | apt-key add -


Jika sudah, update kembali list repository kalian :

$ sudo apt-get update

5. Sekarang, barulah kalian dapat menginstall semua aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas :

$ sudo apt-get install filezilla shutter gimp converseen wine1.7 winetricks flashplugin-installer ubuntu-restricted-extras hotot inkscape openshot pitivi nautilus-dropbox synapse guake pidgin gparted gdebi synaptic ssh apache2 php5 mysql-server phpmyadmin vim conky kazam vlc logisim p7zip-full gcc g++ make supertuxkart blobby blender eagle gnome-tweak-tool conky-manager speedcrunch eagle neverball tuxtype tlp samba multisystem gstreamer0.10-plugins-ugly libxine1-ffmpeg gxine mencoder libdvdread4 totem-mozilla icedax tagtool easytag id3tool lame nautilus-script-audio-convert libmad0 mpg321 libavcodec-extra gstreamer0.10-ffmpeg p7zip-rar p7zip-full unace unrar zip unzip sharutils rar uudeview mpack arj cabextract file-roller tlp tlp-rdw smartmontools ethtool cheese gnome-tweak-tool gimp-resynthesizer tlp tlp-rdw smartmontools ethtool moka-gnome-shell-theme moka-icon-theme ubuntu-tweak

Pastikan kalian memiliki internet yang lumayan cepat ya, karena jumlah data yang didownload adalah sekitar 800MB. Oiya, jika nanti kalian diminta untuk menyetujui lisensi atau yang semacamnya, pilih saja YES terus. Kemudian jika muncul pertanyaan-pertanyaan seputar instalasi Apache, PHP, Mysql, dan Phpmyadmin yang meminta password segala macam, kalian bisa baca cara-caranya di artikel saya yang ini.

Selanjutnya tinggal tunggu saja proses instalasi hingga selesai. Kemudian restartlah komputer kalian.

6. Setelah komputer nyala kembali, sekarang saatnya kita untuk mengupgrade GNOME kalian ke versi 3.12. Mengapa kalian perlu upgrade ke versi 3.12, karena ada beberapa fitur yang cukup keren disana. Salah satunya adalah sudah muncul kembalinya indikator jaringan kabel pada network manager. Coba saja kalian perhatikan, sekarang pasti indikator jaringan kabel kalian pasti tidak muncul jika kalian sedang dalam keadaan terkoneksi. Jadi jika kalian ingin menonaktifkan jaringan kabel kalian tersebut, kalian harus menonaktifkannya secara manual melalui System Settings > Network. Tentunya sangat merepotkan. Nah, di versi 3.12, indikator jaringan kabel ini sudah dimunculkan kembali. Dengan demikian saya rasa kita perlu untuk segera mengupgrade ke versi 3.12.

Cara upgradenya adalah sebagai berikut. Eksekusi perintah-perintah ini satu persatu :

$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3-staging
$ sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get dist-upgrade


Pada saat perintah sudo apt-get dist-upgrade, nanti kan akan muncul semacam penjabaran list aplikasi apa saja yang akan diinstal, nah disitu perhatikan baik-baik bahwa jangan sampai ada aplikasi penting yang diremove. Jika ada aplikasi penting seperti gnome-shell, gnome-shell-desktop, atau aplikasi penting lainnya yang minta diremove, segera batalkan proses instalasi.

Oke, saya anggap semua normal-normal saja ya. Tinggal kalian tunggu prosesnya hingga selesai. Harap sabar, karena ada sekitar 300MB file yang harus didownload.

Setelah proses instalasi selesai, restart kembali komputer kalian untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.

7. Jika sampai tahap ini kalian sudah berhasil login kembali tanpa adanya permasalahan, berarti selamat, kini GNOME kalian sudah berubah menjadi versi 3.12. Bisa kalian cek saja dengan melihat apakah indikator jaringan kabel sudah muncul, dan fitur quicklist app sudah bisa digunakan.





8. Jika kalian ingin menggunakan ikon dan tema seperti yang ada didalam screenshot-screenshot saya, kalian tinggal mengubah konfigurasi tema dan ikon melalui aplikasi Tweak Tool (bisa kalian search di layar pencarian aplikasi) menjadi ikon Moka dan tema Adwaita.



Ya, sekarang Ubuntu GNOME 14.04 LTS kalian sudah siap pakai. Enjoy!

Semoga bermanfaat :)
Share:

28 May 2014

Cara Kerja Rangkaian Clipper Dioda dan Simulasinya di Qucs Linux Bagian 1

Sebelum memulai membaca tulisan ini, ada baiknya kalian membaca terlebih dahulu apa itu rangkaian clipper dioda dan apa itu dioda. Mengenai rangkaian clipper bisa kalian baca disini dan mengenai apa itu dioda bisa kalian baca disini. Selain itu alangkah lebih baiknya juga jika kalian sudah mengerti teknik-teknik menganalisa listrik menggunakan metode rangkaian listrik seperti KVL, KCL, dll. Karena apa? karena saya tidak akan membahas terlalu dalam mengenai hal-hal yang saya sebut diatas. Tulisan ini hanya akan membahas bagaimana cara kerja rangkaian dioda untuk memotong sinyal (atau yang biasa disebut rangkaian clipper), dan bagaimana cara membuat simulasinya di Linux dengan menggunakan aplikasi Qucs

Oke, kita mulai saja. Inti fungsi dari rangkaian clipper adalah, untuk memotong sinyal analog pada batas level tertentu. Batas level ini bisa ditentukan oleh besarnya sumber tegangan DC yang kita pasang.

Sekarang langsung kita coba pada contoh soal saja.

1. Rangkaian 1.

Spesifikasi :
  1. Sumber tegangan AC : 
    1. Amplitudo : 10 V
    2. Frekuensi : 500 Hz
  2. Resistor 1 KOhm
  3. Dioda Silikon
Cara kerja :

Untuk menganalisis cara kerja dioda yang paling mudah adalah dengan menganalisa 1/2 perioda positif tegangan AC dan 1/2 perioda negatif tegangan AC.

Setengah perioda positif
Berdasarkan arah arus lup, bisa kita tentukan bahwa pada saat ini Anoda dioda akan bertegangan 10 V dan katoda bertegangan - 10 V.


Seperti yang sudah kita tahu, pada saat tegangan di anoda lebih besar di katoda, maka komponen dioda ini akan bekerja dan membuat seolah-olah hubung singkat. Ketika rangkaian hubung singkat seperti ini, maka kita bisa menghitung tegangan dengan metoda hukum kirchoff. Arah lupnya sudah saya gambarkan dibawah, sehingga dari situ bisa kita peroleh persamaan :

- V1 + V0 = 0
V0 = V1
V0 = 10 V


Cara mendapatkan persamaan tersebut mudah saja, tinggal kita ikuti arah lup yang sudah saya gambarkan. Mula-mula lup masuk ke polaritas (-) dari V1 dan kemudian masuk ke polaritas (+) dari V0. Sehingga bisa kita tuliskan - V1 + V0 = 0. Cuma hukum KVL saja kok. Bagi kalian yang mungkin belum mengetahui apa itu KVL, bisa searching dulu di google ya.

Kemudian untuk menentukan polaritas tegangan V0, tinggal merujuk pada referensi polaritas V1. Ikuti arah lup arus yang bergerak sehingga dari polaritas (+) V1 akan membuat bagian atas dari R1 menjadi berpolaritas (+) juga.


Sebenarnya ada cara termudah untuk menentukan tegangan rangkaian diatas. Prinsipnya, besar tegangan akan sama jika rangkaian tersebut paralel. Pada rangkaian diatas, V0 paralel dengan V1. Sehingga bisa langsung kita tentukan saja V0 = V1 = 10 V.

Setengah perioda negatif
Untuk menentukan bagaimana setengah perioda negatif bekerja, tinggal kita balik saja polaritas (-) sumber tegangan AC menjadi berada diatas. Namun ingat, polaritas tegangan pada resistor atau V0 tidak boleh kita ubah, karena kita sudah menentukan polaritas V0 berdasarkan referensi yang sebelumnya.

Saat perioda negatif, maka tegangan anoda akan lebih kecil dari katoda, karena tegangan - 10 V lah yang mengalir ke anoda. Keadaan ini membuat dioda tidak bekerja.



Ketika dioda tidak bekerja, maka rangkaian akan putus atau open circuit.


Ketika rangkaian sudah open circuit seperti ini, maka otomatis tidak akan ada arus yang mengalir. Akibatnya tidak ada tegangan yang mengalir pada resistor/V0 alias 0 V.

Dari kedua analisa yang sudah kita dapat, maka bisa kita gambarkan sinyal keluarannya menjadi seperti ini :

Jadi ketika sinyal input berada di perioda positif, maka sinyal output akan mengikuti sinyal input. Sedangkan pada saat sinyal input berada di perioda negatif, maka sinyal output akan selalu 0. Berarti disini kita sudah bisa memotong sinyal pada level 0 V.

Oke, sekarang kita sudah bisa menganalisa rangkaian clipper dioda sederhana. Lalu bagaimana cara mensimulasikan rangkaian diatas di Linux? Saya sering menggunakan aplikasi bernama Qucs untuk melakukan hal-hal seperti diatas.

Untuk menginstall Qucs di Ubuntu, kalian tinggal mengetikkan perintah berikut ini di terminal :

sudo apt-get install qucs freehdl

Setelah aplikasinya terinstall, kalian tinggal jalankan aplikasinya melalui Dash Home.


Oke, sekarang aplikasi sudah terbuka. Lalu bagaimana cara pengoperasiannya? Perhatikan skema gambar dibawah :

Ket :
  • 1 & 2 = Untuk memilih komponen. Untuk memasukkan komponen tinggal drag saja komponen yang ingin dimasukkan ke layar rangkaian disebelah kanannya.
  • 3 = Untuk memberi kabel.
  • 4 = Untuk memberi label pada daerah yang ingin kita lihat tegangan atau arusnya.
  • 5 = Untuk menjalankan simulasi.
Pertama-tama drag komponen-komponen yang dibutuhkan ke layar rangkaian, kemudian hubungkan tiap-tiap komponennya dengan menggunakan tombol Wire (3).



Setelah itu berilah label pada bagian yang ingin kita lihat tegangannya. Caranya adalah dengan mengklik tombol Wire Label (4) kemudian klik pada kabel yang diatas resistor. Berilah nama labelnya, misal V0.




Langkah selanjutnya adalah kita perlu menentukan konfigurasi komponen sesuai dengan spesifikasi yang sudah kita sepakati di awal tulisan ini.

Pertama kita perlu mengatur besarnya amplitudo dan frekuensi sumber tegangan AC. Caranya adalah dengan mengklik 2x pada komponen sumber tegangan AC sehingga akan muncul window properties dari komponen tersebut. Selanjutnya tinggal ganti saja sesuai kebutuhan. Jika sudah, klik Apply > OK.


Jangan lupa untuk mengganti besar tahanan resistor. Caranya sama saja seperti diatas.


Untuk komponen dioda, ada satu hal yang perlu diedit, yaitu N atau Emission Coefficient. Kita ganti nilainya menjadi 0.1 agar tingkat kesalahan pengukuran tidak terlalu jauh. Karna jika kita biarkan nilainya tetap 1, maka nanti ketika melakukan pengukuran sering terjadi pergeseran nilai. Dari yang misalnya keluaran tegangan 10 V, bisa turun menjadi 9.5 V.


Sampai sini rangkaian sudah berhasil kita buat. Lalu bagaimana cara mensimulasikannya? Untuk mensimulasikan komponen non linear seperti dioda ini, kita perlu memasukkan komponen simulasi transien. Caranya pertama-tama ambil dari menu Simulations > Transcient Simulations.


Kemudian yang perlu kita ganti dari komponen transient simulation ini adalah lama waktu simulasinya. Bisa kita ganti saja dari 0ms sampai 10ms. Bebas saja sih sebenarnya. Asal jangan terlalu singkat. Kemudian untuk Number, ganti saja menjadi 1000. Entah kenapa kalau tidak diganti nilainya menjadi 1000, simulasinya tidak mau jalan.


Selanjutnya, kita tinggal menjalankan simulasinya dengan menekan tombol Simulate (5). Jika diminta untuk menyimpan file kalian, jangan gunakan spasi pada saat pemberian nama, karena nanti tidak jalan.

Setelah simulasi berhasil dijalankan, kalian akan menemukan sebuah tab baru yang kosong. Ini adalah tab untuk melihat diagram dari setiap sinyal yang sudah kalian buat pada tab skematik sebelumnya. Untuk melihat grafik sinyal output rangkaian kita, drag komponen Cartesian dari Diagrams > Cartesian ke layar. Kemudian pada layar properties yang muncul, tinggal kalian klik saja label V0 sebanyak 2x untuk menampilkannya. Jika sudah klik Apply.


Jika berhasil seharusnya akan muncul grafik seperti gambar dibawah :

Oke, sampai sini kita sudah bisa membuat salah satu rangkaian clipper sederhana dan mensimulasikannya di Linux dengan aplikasi Qucs. Untuk menganalisa rangkaian-rangkaian clipper yang lebih rumit, akan saya bahas di bagian selanjutnya.

Semoga bermanfaat :)
Share:

20 April 2014

Repositori Lokal Ubuntu 14.04



Ubuntu 14.04 LTS Trusty Tahr sudah dirilis 3 hari yang lalu. Bagaimana menurut pendapat kalian ? apakah sudah ada yang memakai? Saya sendiri masih dalam proses mendownload aplikasi-aplikasi nih. hehe

Bagi kalian yang ingin menginstal aplikasi di Ubuntu 14.04 dengan kecepatan lokal, silahkan kalian ganti repositori kalian dengan repositori lokal berikut ini :


#ww.foss-id.web.id (Telkom)

deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse

#ftp.itb.ac.id (ITB, INHERENT)
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu trusty main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu trusty-updates main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu trusty-security main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu trusty-backports main restricted universe multiverse
deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu trusty-proposed main restricted universe multiverse

#komo.vlsm.org
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://komo.padinet.com/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse

#kambing.ui.ac.id (UI, Telkom, Indosat, OpenIXP, INHERENT)
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse
 
Kemudian untuk mengganti repositori kalian, silahkan kalian edit file sources.list :

sudo gedit /etc/apt/sources.list

Lalu gantilah semua isi didalamnya dengan salah satu dari repository lokal yang kalian pilih.

Jika sudah eksekusi perintah ini :

sudo apt-get update

Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

19 April 2014

Instalasi dan Penggunaan Multisystem, Cara membuat USB Multiboot di Ubuntu

Setelah menabung beberapa bulan, akhirnya kesampaian juga untuk bisa membeli USB Flashdisk ukuran 16GB. Tujuan utama saya membeli flashdisk berukuran yang cukup besar ini, adalah untuk menjadikannya sebagai tempat boot berbagai OS, atau yang sering disebut sebagai multiboot.

Untuk membuat multiboot dalam 1 buah USB flashdisk di Ubuntu, kita dapat menggunakan aplikasi Multisystem. Untuk instalasi Multisystem di Ubuntu, berikut cara-caranya :

1. Download terlebih dahulu file installernya disini.

2. Buka dan ekstraklah file install-depot-multisystem.sh.tar.bz2 yang barusan kalian download hingga kalian mendapatkan satu file bernama install-depot-multisystem.sh.

3. Berikan hak executable dan jalankan file tersebut :

$ chmod +x /letakfile/install-depot-multisystem.sh
$ ./letakfile/install-depot-multisystem.sh



4. Jika diminta untuk memasukkan password, isikan saja password kalian. Kemudian tunggu hingga proses instalasi multisystem selesai.


5. Setelah instalasi selesai, jalankan aplikasi Multisystem melalui Dash Home :


6. Pastikan USB Flashdisk kalian sudah di format dan menggunakan filesystem fat32. Jika dilakukan dengan benar, maka nanti flashdisk kalian akan terbaca seperti ini :


Pilihlah Flashdisk kalian, kemudian klik Confirm

7. Untuk membuat installer baru, silahkan klik tanda yang saya arahkan dengan mouse saya (lihat gambar dibawah), lalu pilihlah file iso kalian :


8. Jika diminta memasukkan password, silahkan isikan saja. Kemudian tunggu hingga proses pembuatan installer selesai.


9. Untuk membuat installer-installer lainnya, caranya sama saja. Tinggal lakukan berulang kali.


10. Kalian bisa mengetes installer kalian ini sudah berjalan dengan baik atau belum dengan mengklik menu Boot > Test your liveUSB in qemu



Semoga bermanfaat :)
Share:

Blog Archive