Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

08 March 2013

Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik

Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik - Secara default di Router Mikrotik sudah terdapat satu user yang dapat mengakses RouterOS yaitu user dengan username : admin dan tanpa password. Username inilah yang awalnya kita gunakan untuk login ke RouterOS mikrotik seperti login di Winbox. Nah, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas tentang penjelasan kategori akses user dan penambahan user di router Mikrotik.

User yang dapat login ke Router Mikrotik dapat dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu :
  1. Full --> user yang memiliki akses ini merupakan user dengan pangkat tertinggi, yang dapat melakukan konfigurasi seperti menghapus konfigurasi, menambahkan konfigurasi, sampai dengan menambahkan user baru ke dalam sistem Mikrotik.
  2. Write --> user ini memiliki akses konfigurasi seperti pada user yang memiliki akses full, namun tidak dapat menambahkan user baru, dan juga tidak dapat melakukan proses backup konfigurasi.
  3. Read --> user dengan akses ini hanya mampu melakukan monitoring pada sistem, tidak mampu melakukan konfigurasi seperti pada user dengan level Write maupun Full.
Untuk melihat daftar user dalam sistem MikroTik, dapat menggunakan perintah command line :
[admin@MikroTik] > user print

Atau melalui winbox dengan menu System --> users


Untuk menambahkan user baru klik icon +, masukkan username, pilih kategori akses pada kotak Group, isikan juga password.
Opsi Allowed Address digunakan jika user yang dibuat hanya boleh login melalui alamat IP tertentu, misalnya user hanya boleh login melalui interface ether1 maka isikan dengan IP address ether1 misal : 192.168.100.0/24. Namun jika tidak diisi maka user dapat mengakses dari interface mana saja. 


Jika sudah, maka akan muncul user baru di menu System --> users


Jadi user MikrotikIndo yang baru dibuat itu hanya dapat login jika ia mengakses melalui ether1 saja. Sementara user lainnya bisa login dari mana saja.

Oke, sekian saja penjelasan tentang Konfigurasi User dan Username Router Mikrotik. Semoga Tutorial Mikrotik ini dapat bermanfaat :) 
Share:

Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik

Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik - Mungkin anda sudah sering mendengar istilah DNS Server ini. DNS (Domain Name System) Server berfungsi memetakan hostname atau domain situs web di Internet ke IP address nya (menjadi IP address). Sebagai catatan, jaringan komputer (termasuk internet) berkomunikasi dengan menggunakan alamat IP bukan dengan nama-nama domain seperti .com, .net, .org, dll. Itulah sebabnya untuk mengkonfigurasikan komputer user maupun router yang akan mengakses internet DNS Server nya harus dikonfigurasi terlebih dahulu. Jika tidak, maka situs yang akan dituju tidak bisa diakses karena IP address nya tidak dapat diketahui.

Untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik anda bisa menyeting nya via command line maupun via winbox. Berikut ini contoh command pemberian DNS Server 8.8.8.8 (DNS punya Google) :
[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8 allow-remote-requests=yes

Cek apakah setingan DNS sudah masuk.
[admin@MikroTik] > ip dns print
servers: 8.8.8.8
dynamic-servers:
allow-remote-requests: yes
max-udp-packet-size: 4096
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 9KiB

Pada command di atas maksud allow-remote-requests=yes adalah akan menjadikan Router Mikrotik anda sebagai DNS Server juga. Sehingga nantinya konfigurasi DNS pada komputer user cukup diarahkan ke Router Mikrotik, dan tidak lagi diarahkan ke DNS Server milik Google ataupun ISP, atau lainnya. Hal ini dapat menghemat penggunaan Bandwidth karena pertanyaan-pertanyaan DNS hanya akan diberikan ke Router Mikrotik anda.

Untuk lebih mudahnya anda dapat menggunakan Winbox untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik melalui menu IP --> DNS --> tombol Settings, maka akan muncul tampilan seperti ini :


Sebaiknya anda mengkonfigurasi lebih dari satu DNS Server, sehingga ketika server pertama down kita masih bisa menggunakan server kedua. Anda dapat memasukkan DNS server nya seperti gambar di atas atau melalui command line dengan command berikut ini :
[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes

Setelah DNS Server di Mikrotik sudah dikonfigurasi maka seharusnya Router Mikrotik sudah dapat terhubung ke internet. Cek koneksi ke internet dengan melakukan ping ke website seperti google.com.


Gunakan Ctrl + C untuk menghentikan proses ping.

Demikianlah tutorial Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik di blog Tutorial Mikrotik Indonesia ini. Selamat mencoba dan terimakasih sudah mampir :D
Share:

07 March 2013

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch - Routerboard Mikrotik adalah suatu perangkat jaringan yang serba guna. Kita bisa memanfaatkan Mikrotik sebagai Router, Proxy, DHCP Server, VPN, bahkan Switch. Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Settingan kali ini terbilang mudah, karena anda tidak perlu menyetting mikrotik dari awal, cukup dengan konfigurasi yang telah ada dan ditambahkan dengan mengaktifkan fitur switchnya. Pada tutorial kali ini digunakan Mikrotik RB750 yang memiliki 5 port ethernet. Anda dapat menyesuaikan dengan perangkat Mikrotik anda masing-masing.

Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Routerboard Mikrotik RB750 telah disediakan fungsi switch, yang mana jika sobat menginginkan men-share internet lebih dari satu komputer atau pada umumnya topologi yang digunakan kebanyak internet di share melalui media wifi dan lan menggunakan kabel.

Oke langsung saja pada pokok masalah, berikut ini setting yang admin gunakan yaitu melalui winbox :

  1. Login ke mikrotik anda menggunakan winbox
  2. Pada menu "Interface" akan nampak seperti gambar berikut

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Dari gambar diatas akan sobat temukan Interface "Local" yang mengarah pada jaringan lokal (LAN) dan Interface "Public" yang mengarah pada internet (modem), juga terdapat ether3, ether4 dan ether5 yang nantinya kita setting sebagai switch.

  3. Klik 2X pada interface ether3, ether4 dan ether5 kemudian setting sebagai berikut.
    Pada interface ether3, ether4 dan ether5 pilih tab "General" kemudian isikan :

    • Name : ether3 (atau dengan nama lain)
    • ARP : enable
    • Master Port : Local (interface yang mengarah pada lan)
    • Pilih OK

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Settingan yang sama pada ether4 dan ether5, yang membedakan hanya nama interfacenya.

  4. Langkah selanjutnya kita akan membuat rule pada IP Firewall.

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  5. Selanjutnya akan muncul jendela "Firewall" kemudian pilih "Filter Rules". Disini kita akan menambahkan rule agar ether3, ether4 dan ether5 dapat mengakses internet dengan mendapatkan IP dhcp, berikut settingannya :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  6. Klik tanda tambah yang berwarna merah untuk membuat rule seperti gambar poin 5, selanjutnya setting seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : input
    • Protocol : 1 (icmp)
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK"

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  7. Buat rule baru dengan cara yang sama seperti poin 6 kemudian isikan seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • Connection State : established
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

  8. Buat rule baru lagi langkah-langkahnya sama dengan poin 7, hanya saja pada "Connection State" dipilih "related" dan pada tab "Action" pilih "Accept", lihat gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

  9. Langkah terakhir adalah dengan membuat rule baru lagi seperti gambar berikut :

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • In.Interface : Public
    Pada tab "Action" pilih "drop" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

    Setting Switch Routerboard Mikrotik RB750

Reboot routerboard anda kemudian tes pada slot ether3, ether4 dan ether5 kemudian ping ke yahoo jika reply maka settingan kita sudah benar, sekarang routerboard miktorik rb750 anda sudah bisa menjadi router yang handal sekaligus bertindak sebagai switch.

Demikianlah tutorial Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Selamat mencoba dan semoga sukses :)

Sumber :
http://internettiptrik.blogspot.com/2012/01/cara-setting-switch-routerboard.html 

Share:

Install Zenmap di Ubuntu 12.04/12.10/13.04


Bagi kalian yang sering melakukan scanning jaringan dengan menggunakan aplikasi Nmap, maka kalian wajib mencoba aplikasi yang satu ini. Zenmap merupakan tampilan GUI dari Nmap sehingga dapat lebih memudahkan kalian yang kurang suka dengan tampilan text ala Nmap. Cara penggunaannya pun cukup mudah kok. Tinggal klik-klik sana-sini aja. :D


Tertarik mencoba? Untuk menginstallnya di Ubuntu 12.04/12.10/13.04 kalian dapat menggunakan perintah berikut :

$ sudo apt-get install zenmap libsvn1

Kemudian jalankan aplikasinya dari Unity. Saya sarankan pilihlah Zenmap (as root), karena aplikasi ini akan jauh lebih powerfull jika kalian menjalankannya dengan mode root.


Selamat ber-scanning ria!

Semoga bermanfaat :)
Share:

06 March 2013

Cara Mengatasi Error Saat Menginstall Windows Server 2008 di Virtualbox

Hallo sahabat setia Linuxku.com. :D Saya ingin berbagi sedikit tips nih buat kalian.

Ceritanya begini, barusan lagi iseng-iseng ingin mencoba menginstall Windows Server 2008 di Virtualbox dengan niat untuk belajar agar enggak buta-buta banget sama Windows gitu lah. Tapi pas lagi ingin diinstall, tiba-tiba muncul pesan error seperti ini :


Nah, jika kalian mengalami hal yang sama, jangan khawatir. Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengatasinya :

1. Pilihlah OS Windows Server 2008 yang di Virtualbox kalian, kemudian klik Settings.


2. Pada tab System, gantilah bagian Chipset menjadi ICH9 dan beri centang pada poin Enable IO Apic kemudian klik OK.


3. Jika sudah, sekarang coba jalankan kembali si Windows Server 2008-nya. Dan lihat, kini kalian sudah bisa praktek kembali. :D


Semoga bermanfaat :)
Share:

05 March 2013

Konfigurasi DHCP Server di Mikrotik 5.24


Melanjutkan kembali tulisan Mikrotik yang sebelumnya, pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit berbagi mengenai cara konfigurasi DHCP Server di Mikrotik. Kalian tau kan apa itu DHCP Server? Ya, pokoknya kita akan membuat supaya Mikrotik bisa memberikan IP Address secara otomatis kepada klien.

Baiklah tidak usah lama-lama, langsung saja kita mulai cara untuk konfigurasi DHCP Server di Mikrotik.

1. Pertama-tama kita tentukan terlebih dahulu konsep penggunaan IP dan topologi yang kita gunakan. Saya ambil contoh seperti berikut ya :


Internet -----(Internet)Mikrotik(Lokal)---- LAN


Subnet : 192.168.1.0/24
IP LAN Mikrotik (sebagai gateway) : 192.168.1.1
Range IP yang diberikan untuk klien : 192.168.1.10 - 192.168.1.100

2. Setelah itu barulah sekarang kalian login ke dalam Mikrotik kalian masing-masing. Ketika sudah masuk, eksekusilah 3 perintah berikut ini :

> ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.1.10-192.168.1.100
> ip dhcp-server network add address=192.168.1.0/24 gateway=192.168.1.1 dns-server=192.168.1.1
> ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=Lokal address-pool=dhcp-pool



3. Sekarang cobalah atur IP Address komputer klien kalian secara otomatis atau DHCP. Jika berhasil, maka seharusnya klien kalian akan mendapatkan IP sesuai dengan konfigurasi yang telah kalian atur diatas.


Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

Blog Archive