Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

22 January 2012

Cara membuat read more di postingan Blog


Artikel cara membuat read more di postingan blog biasanya adalah artikel yang paling sering dicari-cari oleh orang yang baru membuat blog. Ini karena biasanya saat kalian baru membuat blog, kemudian kalian membuat sebuah postingan yang puanjaaang, alhasil tampilan muka halaman blog kalian akan tertutup sepenuhnya oleh postingan tadi. Gimana pengunjung bisa baca postingan-postingan kita yang lain, kalo tampilan awalnya aja udah full sama satu postingan doang? Nah, oleh sebab itulah postingan-postingan cara membuat read more di blog ini dibuat. Ini akan membuat postingan panjang kita terpotong, sehingga tidak akan memakan begitu banyak tempat. Nih, kayak gini nih :


Berikut cara-caranya :

Cara membuat read more di postingan Blog

1. Masuk ke Blogger, pilih Dashboard > Design > Edit HTML > Centang Expand Widget Templates


2. Tekan CTRL + F, lalu cari kode <data:post.body/> . Setelah ketemu, pastekan kode berikut tepat dibawahnya

<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<a expr:href='data:post.url'> Read More..</a>
</b:if>


Kalian bisa ganti kata read more yang sudah saya tandai merah diatas menjadi apa saja, misal continue reading, lanjut baca, dan lain lain.

3. Tekan CTRL + F lagi, dan cari kode </head> , tambahkan kode berikut tepat diatasnya :

<style>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
span.fullpost {display:inline;}
<b:else/>
span.fullpost {display:none;}
</b:if>
</style>


Nah supaya terpotong, setiap kali kalian menulis artikel, klik pada bagian artikel dimana kalian pengen tulisan Read More.. muncul, lalu ketik <span class="fullpost"> kemudian lanjutkan sisa artikel sampai selesai, akhiri dengan mengetik </span>. Untuk menmbahkan kode ini, ketika menulis artikel, kalian harus dalam mode Edit HTML bukan Compose.

Contoh Penulisan Posting :

Ini adalah awal berita yang ingin saya potong karena terlalu panjang kalo postingan muncul semua, oleh karena itu saya perlu memotong berita sampai disini saja. <span class="fullpost"> Dan ini adalah sisa postingan saya yang akan saya sembunyikan dan hanya muncul pada saat post page atau link read more.. diklik </span>

Hasil akhir posting akan tampak seperti ini :

Ini adalah awal berita yang ingin saya potong karena terlalu panjang
kalo postingan muncul semua, oleh karena itu saya perlu memotong
berita sampai disini saja. Read more..

Semoga bermanfaat :)
Share:

21 January 2012

Cara menyatukan file .001 .002 di Ubuntu


Bagi orang yang suka download-download film pasti sudah tidak asing lagi dengan ekstensi file yang satu ini. Nah, berhubung ekstensi file .001 .002 ini tidak akan bisa berfungsi sebelum di gabungkan, maka kita perlu untuk menyatukannya. Jika di Windows terkenal dengan software-software pihak ketiga seperti HJSplit, JJsplit, dan lain-lain. Lalu bagaimana jika di Ubuntu? Ternyata di Ubuntu tidak perlu menggunakan software atau aplikasi-aplikasi tambahan untuk menyatukan file .001 .002. Silahkan disimak cara berikut :

Cara menyatukan file .001 .002 di Ubuntu

1. Pertama-tama rename file-file ekstensi .001 .002 tersebut menjadi nama yang pendek dan SAMA. Misalnya dari yang bernama TwilightSaga2012BRrip.mkv.001, kan ribet tuh. Edit aja jadi tw.mkv.001, tw.mkv.002, tw.mkv.003 biar gampang. Setelah itu pindahkan semua file tersebut didalam satu folder. Misalnya disini saya letakkan di folder /home/rizal/film.







2. Setelah semua langkah diatas dilakukan, saatnya kita pindah ke terminal. Ketikkan ini :

$ cd film
$ cat tw.mkv.001 tw.mkv.002 tw.mkv.003 > tw.mkv





Sekarang coba buka filmnya, pasti bisa :D





Semoga bermanfaat :)
Share:

Ayo ikut dukung gerakan anti SOPA/PIPA !


Ini adalah RUU yang paling booming sekarang, hampir semua media-media online sedang membahas berita yang satu ini. Tapi sebenarnya apa sih SOPA dan PIPA itu? SOPA Stop Online Piracy Act adalah sebuah rancangan undang-undang yang mendefinisikan suatu "situs asing yang melanggar" sebagai situs apapun yang melakukan atau membantu pelanggaran hak cipta. Sedangkan PIPA Protect IP Act terbatas pada situs yang hanya digunakan untuk melakukan pelanggaran hak cipta. Apa dampak dari berlakunya RUU ini? Bisa dibayangkan akan ada berapa juta website yang akan "dihalalkan" untuk di blokir secara sepihak apabila terdapat satu saja content bajakan didalamnya. Padahal kan belum tentu jika si pemilik website tersebut yang menambahkan konten bajakannya. Sebagai contoh, Youtube adalah situs dimana para artis-artis mengunggah video-video klip resminya. Nah, bagaimana kalau ada orang iseng yang ikut-ikutan mengupload video klip artis tersebut? Tentunya video yang di upload orang ini termasuk konten bajakan kan? Nah,masa Youtube yang mau disalahkan?

Wikipedia, Youtube, Mozilla, Google, Twitter, Facebook, Ebay
dan Yahoo adalah beberapa perusahaan-perusahaan internet raksasa yang ikut mendukung gerakan anti SOPA/PIPA ini. Usaha yang paling terlihat menonjol adalah mogoknya situs wikipedia selama 24 jam pada hari Rabu kemarin. Dan kabarnya usaha dari mereka itu tampaknya membuahkan hasil, voting untuk RUU ini ditunda pada hari ini Sabtu, 21 Januari 2012. Klik link ini untuk keterangan lebih lanjut.

Oleh karena itu, ayo kita ikut dukung gerakan anti SOPA/PIPA ini sebagai bentuk usaha kita terhadap perlindungan kebebasan internet. Satu suara kita sangat berarti kawan. Silahkan klik link ini untuk join dengan mereka.

Click to Reveal!:







Semoga bermanfaat :)
Share:

19 January 2012

Konfigurasi Firewall dengan Iptables di Debian 6 Squeeze


Firewall merupakan komponen yang sangat penting untuk sebuah jaringan jika dilihat dari sisi keamanan. Tugas dari firewall ini adalah untuk memfilter paket-paket data yang mana saja yang boleh lewat dan tidak. Jadi Firewall ini ibarat lampu lalu lintas yang ada di dalam sebuah jaringan. Berhubung firewall ini adalah sisi yang sangat rentan terhadap serangan dari luar, maka untuk konfigurasi firewall seperti ini, menggunakan iptables merupakan pilihan yang tepat. Selain ringan dan simpel, iptables ternyata sangatlah powerful sekali dalam penerapan sistem firewall di Debian. Banyak sekali yang dapat kita manfaatkan dari aplikasi yang satu ini. Mulai dari routing, blokir paket data, hingga penerapan-penerapan firewall advanced lainnya. Jika kalian bisa menguasai perintah-perintah iptables ini, wah dijamin kalian pasti bakalan menjadi ahli networking security yang handal. :D

Nah, pada tutorial kali ini, saya ingin membagikan sebuah skrip iptables hasil iseng-iseng saya yang akan mengaktifkan beberapa fungsi firewall sederhana di Debian. Kira-kira rulenya adalah seperti ini : Seluruh jaringan lokal dapat mengakses ke internet, sedangkan semua akses dari luar akan ditutup kecuali akses ke SSH dan ke HTTP server.

Yuk, cekidot! :)

Menerapkan Iptables sebagai Firewall di Debian 6 Squeeze

Kita anggap bahwa topologi jaringannya adalah seperti ini dimana eth0 adalah interface luar/external(EXTIF) dan eth1 adalah interface lokal/internal(INTIF) :

client-----(eth1)firewall(eth0)-----internet


1. Kemudian buat filenya terlebih dahulu, kita beri nama filenya firewall saja. Dan kita letakkan di folder root agar lebih mudah.

# nano firewall

2. Kopikan script dibawah ini :

#!/bin/sh
IPTABLES='/sbin/iptables'
# Set nilai interface
EXTIF='eth0'
INTIF='eth1'
#Aktifkan ip forwarding di kernel
/bin/echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
#flush aturan dan hapus chains
$IPTABLES ­F
$IPTABLES ­X
#Aktifkan masquerade untuk membolehkan LAN mengakses jaringan eksternal
$IPTABLES ­t nat ­A POSTROUTING ­o $EXTIF ­j MASQUERADE
#Tersukan trafik LAN dari LAN $INTIF ke internet $EXTIF
$IPTABLES ­A FORWARD ­i $INTIF ­o $EXTIF ­m state ­­state NEW,ESTABLISHED ­j ACCEPT
#Membolehkan akses ke server SSH
$IPTABLES ­A INPUT ­­protocol tcp ­­dport 22 ­j ACCEPT
#Membolehkan akses ke server HTTP
$IPTABLES ­A INPUT ­­protocol tcp ­­dport 80 ­j ACCEPT
#blok seluruh akses ke $EXTIF
$IPTABLES ­A INPUT ­i $EXTIF ­m state ­­state NEW,INVALID ­j DROP
$IPTABLES ­A FORWARD ­i $EXTIF ­m state ­­state NEW,INVALID ­j DROP


Save dan tutup filenya.

3. Beri hak akses executable

# chmod +x firewall

4. Jalankan iptables dan save rulenya agar tetap tersimpan meskipun komputer direstart.

# /etc/init.d/iptables start
# ./firewall
# iptables-save > /etc/network/iptables.conf
# /etc/init.d/iptables save


Selesai deh :D Silahkan lakukan pengetesan sendiri ya :p

Semoga bermanfaat :)
Share:

18 January 2012

Ebook Kumpulan tutorial Blender


Saya lagi punya hobi baru nih kawan, hobi yang lain daripada hobiku yang lain, yaitu bikin animasi :D Padahal saya sama sekali ga punya bakat dalam soal bidang kreasi-kreasi seperti ini nih, tapi ternyata pas dicoba-coba eh asik juga. Awalnya gara-gara saya kenal dengan yang namanya Blender. Tentunya kalian pernah dengar kan? Aplikasi Open Source yang satu ini adalah aplikasi untuk membuat objek 3D dan juga animasi. Saya sangat suka dengan fitur-fitur dari Blender ini yang sangat lengkap, keren, mudah di gunakan dan pastinya tidak kalah dengan aplikasi-aplikasi berbayar lainnya. Sebagai seorang newbie di bidang kayak ginian, ternyata asik juga lho maen-maen dengan si Blender ini. Kita bisa bebas bikin apa aja sesuka kita, mengeditnya, dan menghidupkannya. :D Nih coba liat contoh-contoh karakter yang di buat pake Blender :







Saya sih niatnya pengen menseriusi belajar Blender ini. Mumpung lagi semangat-semangatnya, hehe. Walaupun sulit dan butuh waktu yang agak lama buat menguasainya, tapi saya yakin saya pasti bisa. Harus optimis dong :D Yah setidaknya sampe bisa bikin animasi pendek berdurasi 2-3 menit lah :)

Nah, apabila kalian ingin ikutan belajar Blender ini seperti saya, saya punya banyak banget tutorialnya nih. Sudah saya kumpulkan dari berbagai macam web dan sumber. Ini sangat berguna sekali untuk membantu kita-kita yang pemula ini dalam mendalami Blender.

DOWNLOAD DISINI

password = catatanlinuxku

Semoga bermanfaat :)
Share:

Intel Has 50 Patches For ACPI/Power In Linux 3.3

The fun for the Linux 3.3 kernel merge window is not over quite yet; Intel this morning published 50 patches for integration into this next Linux kernel that affect ACPI and power management, primarily around ACPI 5.0 support for the Linux kernel.

The 50 patches for the 3.3 pull were submitted by Len Brown, the Intel OSTC developer who is also the ACPI sub-system maintainer for the Linux kernel. These new patches were largely authored by him and other Intel engineers, among others.

Among the notable changes in the ACPI pull is much work on ACPI 5.0, Turbostat support for Intel Ivy Bridge, a more robust Intel idle driver (especially for systems dealing with KVM virtualization), ACPICA (ACPI Component Architecture) updates, and APEI (ACPI Platform Error Interface) updates. From patch 20 for ACPICA, "this version contains full support for the ACPI 5.0 specification." There's also a fix that will allow some new motherboards (select P67/H67/Z68 motherboards) that can suspend but are not able to wake-up on Linux 3.2 and earlier, to now wake-up properly.

ACPI 5.0 support improvements under Linux 3.3 include supporting FADT version 5, implementing the hardware-reduced option, a new interface for drivers to access AML mutex objects, support for all new resource descriptors, and other new functionality of the ACPI 5.0 specification. The ACPI 5.0 specification was published in November of 2011. Per the change-log spec on ACPI 5.0, reduced hardware support is described as "allows for ACPI systems without the usual ACPI hardware. This support is enabled by a flag in the revision 5 FADT. If it is set, ACPICA will not attempt to initialize or use any of the usual ACPI hardware." New tables define by ACPI 5.0 include the boot graphics resource, dynamic root of trust for measurement, firmware performance data, generic timer description, memory power state, platform communications channel, platform memory topology, and RAS feature table. There also other ACPI 5.0 changes as mentioned in the aforelinked spec. The Advanced Configuration and Power Interface 5.0 specification in full can be downloaded from acpi.info.

With the ACPI 5.0 specification being only a few months old, ACPI 5.0 hardware isn't yet widespread, but more hardware is certainly coming. With new products around the Intel Ivy Bridge launch will likely be an onslaught of motherboards targeting the ACPI 5.0 specification. With the Linux 3.3 kernel this support is obviously bettered, but now out of reach for the Ubuntu 12.04 LTS and its Linux 3.2 kernel, unless the support is (unlikely) back-ported to the stable branch. This would mean there's now risk of power-related issues under Ubuntu 12.04 LTS for new hardware, beyond the graphics worries, but we'll wait and see how it plays out.

The ACPI / power management patch series for the Linux 3.3 kernel can be found on the kernel mailing list. Linux 3.3 is shaping up quite nicely with many new features (see the Linux 3.3 articles for details) and just a little bit of time left to the merge window.

**http://www.phoronix.com
Share:

Blog Archive