Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

09 October 2013

Cara Mengganti Text Di Dalam File Via Terminal Linux

Bonjour! Saya punya pengalaman baru beberapa hari kebelakang ini, sepertinya pengalaman saya akan berguna bagi anda. Meskipun mungkin dengan kasus yang berbeda namun metode ini sepertinya akan dapat diterapkan ketika anda menghadapi kasus lain dan membutuhkan penyelesaian ini. Saya akan sedikit bercerita tentang kasus saya, dan bagaimana menyelesaikannya. Selamat membaca :)

Kantor saya adalah sebuah perguruan tinggi di Bandung, dinaungi oleh sebuah yayasan pendidikan yang juga memiliki lembaga-lembaga pendidikan lain. Nah, kemaren itu yayasan ini menyatukan semua lembaga menjadi kesatuan universitas. Dampaknya pada IT cukup banyak, karena setiap lembaga berubah nama. Dengan perubahan nama seperti itu otomatis domain internet pun berubah. Singkat cerita, sayapun mulai menyingkilkan lengan baju dan melakukan migrasi domain, semuanya berjalan lancar sampai dengan selesai!

Tapi ada salah satu website blogging yang merupakan multisite blogging. Didalamnya ada ribuan user dan ribuan artikel. Migrasi domain DNS saja tidak cukup, karena URL SETIAP BLOGURL SETIAP ARTIKEL, URL SETIAP GAMBAR semuanya tertanam didalam database. Cukup menantang, dimana saya harus segera merubah semua url sialan tersebut ke url dengan domain baru. Saya yakin andapun tidak akan mau jika harus merubah semua itu secara manual, satu per satu, kapan selesainya? :|

Bagaimana cara mengganti text di dalam file tersebut via terminal linux? Setelah mencari cara dan melakukan beberapa percobaan akhirnya semua itu dapat diatasi bahkan jika saya melakukannya dari awal secara benar, itu hanya memakan hitungan menit.

Multisite ini adalah wordpress social blogging yang dibuat untuk menampung semua tulisan seluruh civitas, untuk site setting dan konfigurasi script tidak terlalu sulit. Anda bisa mencarinya dengan mudah di mbah google. Saya hanya akan fokus menyampaikan bagaimana mengganti semua url tadi menjadi url dengan domain baru. Berikut ini langkah-langkahnya :
  • DUMP database anda. Ya, backup terlebih dahulu database anda. File backup yang saya miliki cukup besar untuk sebuah database, ratusan MB lah.
  • Selanjutnya, anda tidak perlu membuka file dump tersebut karena sangat menjengkelkan dan bikin mumet. Cukup ketikkan perintah dibawah ini pada server linux anda :
    root@apocalypsix: sed -e 's/[text_yang_mau_diganti]/[text_yang_baru]/g' [nama_file] > [output_file]
  • Langkah terakhir adalah meng-import kembali file output.
  • Selesai!

PENJELASAN :

Perintah diatas akan mencari sebuah text dan menggantinya dengan yang baru, pengerjaannya sangat cepat. Berbeda dengan jika saya melakukannya dengan nano editor, memakai notepad++ pun tidak membantu banyak, masih terdapat missing line yang tidak di eksekusi. Saya berikan contoh lain, misalnya kita memiliki sebuah file bernama daftar_gaji yang didalamnya ada banyak text. Misalnya isinya seperti ini :
Daftar gaji berdasarkan pendidikan :
SD  = 500.000
SMP = 700.000
SMA = 1.300.000
D3  = 1.500.000
S1  = 2.000.000
Misalnya kita harus merubah gaji bagi yang berlulusan SD, dari 500.000 menjadi 600.000. Untuk mengganti text di dalam file via terminal linux, lakukan perintah seperti tadi :
root@apocalypsix : sed -e 's/500.000/600.000/g' daftar_gaji > daftar_gaji_baru
Kira-kira seperti itulah, kasus saya pun terselesaikan hanya dengan sepenggal sajak berbahasa linux :D
Jika anda juga mengalami kasus serupa dan bingung bagaimana cara mengganti text di dalam file via terminal linux, mungkin cara ini bisa anda pakai, sepertinya format linux dan unix pun tidak akan terlalu jauh berbeda.


Semoga bermanfaat,
Salam Penguin! :)



Share:

07 October 2013

Installasi Dan Konfigurasi DNS Di Linux (BIND) - Part 3

Bonjour! Kita bertemu lagi di blog Tutorial Linux Berbahasa Indonesia, mungkin ini adalah postingan terakhir untuk topik kita mengenai DNS. Jika anda belum membaca artikel bersambung ini sebelumnya, saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu sebelum mempelajari lebih dalam lagi. Artikel sebelumnya ada di link dibawah ini :



Zona
Direktif zone untuk mendefinisikan domain yang akan dilayani oleh BIND. Dalam contoh kasus kita, zona yang akan ditangani oleh bind adalah domain apocalypsix.web.id. Direktif zone dapat berisikan direktif lain dan dideklarasikan diantara tanda kurung kurawal awal { dan ditutup dengan kurung kurawal } didalam direktif zone.

Penulisan opsi lain didalam opsi zone diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ), termasuk opsi zone sendiri yang diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ). Berikut adalah deklarasi untuk domain apocalypsix.web.id yang terdapat di berkas named.conf.local.

zone "apocalypsix.web.id" {
   type master;
   file "/etc/bind/apocalypsix.web.id";
};

Contoh diatas merupakan contoh konfigurasi minimal untuk sebuah domain yang hanya berisikan direktif type dan file. Direktif type akan menentukan sifat dari zona apakah bertindak sebagai master atau slave. Opsi ini akan dibahas lebih jauh di bagian server redundan sedangkan direktif file memberitahukan BIND lokasi dari berkas konfigurasi zona apocalypsix.web.id yang dapat ditemukan di /etc/bind/apocalypsix.web.id. Selain kedua direktif tersebut ada beberapa direktif lain yang akan berada didalam direktif zone. Daftar berikut adalah direktif yang dapat berada didalam direktif zone.

also notify { daftar-alamat; }; Digunakan untuk memberitahukan server DNS lain (Server DNS Slave) ketika terjadi perubahan catatan zona.

allow notify { daftar-alamat; }; Digunakan di Server DNS Slave untuk mengijinkan pemberitahuan perubahan catatan DNS yang berasal dari server master.

master { daftar-alamat; }; Digunakan oleh Server DNS Slave untuk mendefinisikan Server DNS Master.

allow query { daftar-alamat; }; Digunakan untuk mendefinisikan siapa yang diijinkan untuk melakukan permintaan ke Server DNS. Direktif ini digunakan untuk membatasi akses terhadap DNS, sehingga hanya klien yang telah ditentukan saja yang dapat melakukan permintaan ke server DNS.

allow-transfer { daftar-alamat; }; Digunakan oleh server DNS master untuk mengijinkan transfer berkas zona ke server DNS slave.

notify-source alamat-IP port alamat-port; Digunakan untuk secara eksplisit menentukan alamat IP dan port yang digunakan untuk memberitahukan server lain perubahan catatan zona.


View
Direktif view dan zone merupakan dua direktif yang saling berhubungan. Direktif ini baru diperkenalkan di BIND versi 9. Direktif view bertindak sebagai kontainer untuk direktif zone yang menyebabkan BIND akan memberikan jawaban yang berbeda untuk permintaan yang masuk tergantung darimana permintaan tersebut berasal.

Sebagai contoh, jika ada permintaan DNS terhadap host www.apocalypsix.web.id maka BIND dapat dikonfigurasi untuk membverikan jawaban yang berbeda. Jika permintaan berasal dari internet, maka BIND akan memberikan jawaban alamat IP publik sedangkan permintaan dari dalam jaringan lokal akan diberikan jawaban IP lokal. Metode ini lebih dikenal dengan nama split DNS.

Manfaat lain view adalah memisahkan fungsi otoritatif dan cache DNS. Sebaiknya fungsi cache hanya diperuntukan untuk jaringan lokal dan menutupnya dari internet demi alasan keamanan.


Berkas Zona
Setelah suatu domain telah di deklarasikan di dalam berkas named.conf.local maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat berkas zona itu sendiri. Nama dan lokasi berkas harus sesuai dengan direktif file yang dideklarasikan didalam direktif zone. Dalam kasus zona apocalypsix.web.id, nama berkas zona tersebut adalah apocalypsix.web.id yang terletak di direktori /etc/bind.

Berkas zona sebenarnya merupakan berkas yang berisikan daftar nama host yang ada didalam suatu domain. Berkas ini mempunyai fungsi utama untuk memetakan nama host dengan alamat IP selain berisikan beberapa direktif atau opsi lain yang berkaitan dengan suatu zona.

Untuk membuat berkas zona, ada baiknya jika kita melakukan pendataan terlebih dahulu atau semua host yang berada di dalam domain kita. Hal ini tentu saja untuk memudahkan kita dalam mengelola dan membagikan alamat IP ke server, dan juga mengelola penamaan host di domain.

Berkas zona memiliki format penulisan tertentu yang harus diikuti. Sebagai contoh berikut adalah berkas zona untuk domain apoclaypsix.web.id.

; BIND reverse data file for broadcast zone

$ORIGIN apocalypsix.web.id.
$TTL 1d

@   IN SOAns.apocalypsix.web.id. hostmaster.apocalypsix.web.id {
    906030942    : Serial number
    86400        ; Refresh
    1800         ; Retry
    50400        ; Expire
    3600         ; Negative cache TTL
};
    IN      NX        ns.apocalypsix.web.id.
    IN      MX   10   mail.apocalypsix.web.id.

ns       IN    A   10.10.1.1
proxy    IN    A   10.10.1.1
www      IN    A   10.10.1.1
mail     IN    A   10.10.1.5
ntp      IN    A   10.10.1.7

Semua berkas zona memiliki format dasar seperti diatas. Diawali dengan parameter yang ditujukan untuk zona tersebut, direktif khusus yang disebut sebagai rekaman (record) dimana setiap berkas zona diawali dengan rekaman SOA dan dilanjutkan dengan rekaman lainnya. Berbeda dengan berkas konfigurasi untuk aplikasi lainnya, komentar di berkas zona ditandai dengna tanda ; (titik koma) atau //.

Parameter digunakan di BIND biasanya digunakan untuk memberitahukan BIND mengenai informasi tertentu. Nilai yang diisikan kedalam parameter tersebut akan digunakan oleh BIND, namun bila tidak dideklarasikan maka adalah beberapa parameter yang sering digunakan.

$INCLUDE Parameter ini akan memasukkan berkas yang lain kedalam berkas zona tepat pada tempat dimana opsi ini digunakan. Hal ini berguna jika kita ingin menggunakan berkas lain untuk memisahkan konfigurasi zona terspisah dari berkas zona utama.

$ORIGIN Parameter ini akan menambahkan nama domain ke nama host relatif. Setiap nama host yang tidak diakhiri dengan tanda titik (.) merupakan nama host relatif dan akan ditambahkan nama domain sesuai dengan nama domain yang ditentukan oleh parameter ini.
Share:

05 October 2013

Installasi Dan Konfigurasi DNS Di Linux (BIND) - Part 2

Bonjour! Kita bertemu lagi di blog Tutorial Linux Ubuntu Berbahasa Indonesia. Sebelumnya saya sudah sedikit mengulas mengenai beberapa konfigurasi bind di linux. Jika anda belum membacanya, silahkan klik link dibawah ini.
Sekarang mari kita lanjutkan pembahasan sebelumnya. Kali ini saya akan membahas mengenai logging bind.

Logging
Bind memiliki fasilitas log yang cukup fleksibel menurut saya karena dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan yang dikontrol oleh direktif logging. Bind versi 9 memiliki kemampuan kontrol yang sama dengan bind versi sebelumnya, namun memiliki fasilitas tambahan yang tidak dimiliki oleh bind versi 4, terutama dalam hal kemampuan mengontrol fasilitas log.

Ada dua konsep yang harus dipahami untuk sistem log bind sebelum kita dapat mengkonfigurasi bind secara efektif, yaitu saluran (channel) dan kategori. Channel merupakan istilah yang digunakan oleh bind untuk mengatur kemana data log tersebut pergi, ke sistem syslog, ke berkas,ke stderr, atau dibuang. Kategori digunakan untuk mendefinisikan data apa yang masuk ke log, dan bind memiliki sejumlah kategori yang dibangun ke dalam kode sumber bind.

Sama seperti sistem log di linux, bind juga memiliki tingkat ataupun level log yang dapat digunakan untuk mem-filter pesan log sehingga secara selektif hanya pesan log dengan level tertentu saja dapat masuk ke dalam log. Level tersebut mulai dari ringan sampai terberat berturut-turut dynamic, debug, info, notice, warning, error, dan critical.

Setiap kategori data yang dideklarasikan, dapat disalurkan ke satu ataupun beberapa saluran secara bersamaan. Sebagai contoh kita akan membuat sistem log sebagai berikut :

     kategori keamanan   ----> channel log
                         ----> channel berkas
     kategori permintaan ----> channel berkas

Kita akan membuat tiga buah channel, yaitu satu channel untuk ke syslog dan 2 channel ke berkas yang akan diberi nama my_syslog, my_query dan my_sec. Channel my_syslog akan menampung log dengan level minimal info, sedangkan my_query dan my_sec dengan level minimal dynamic. Kategori yang akan digunakan adalah tiga, yaitu kategori default, security dan queries.

Data log untuk kategori default akan dibuang, sedangkan data log untuk kategori security akan dilewatkan ke syslog dan juga disimpan ke berkas sec_log. Sedangkan data kategori queries akan disimpan ke berkas query.log. Berikut ini adalah konfigurasi tersebut.

logging {
    channel my_syslog {
       syslog daemon;
       severity info;
  };

     channel my_query {
       file "/var/log/bind/query.log";
       severity dynamic;
  };

     channel my_sec {
       file "/var/log/bind/sec.log";
       severity dynamic;
  };
   category default { null; };
   category security { my_syslog; my_sec };
   category queries { my_query; };
};

Setelah memasukkan konfigurasi diatas restart service bind, lalu kita dapat melihat log untuk kategori query di query.log dan kategori security di sec.log sebagai berikut:

apocalypsix@ns: # tail -f /var/log/bind/query.log
client 10.10.1.1#36887: view internal: query: clients4.google.com IN A +
client 10.10.1.1#45961: view internal: query: ttt.wowowo.com IN A +


Options
Direktif option mengontrol berbagai macam perilaku bind seperti port yang digunakan, forwarder, dan lokasi berbagai berkas konfigurasi. Debian dan Ubuntu menyediakan berkas khusus yang diperuntukan bagi direktif options yaitu named.conf.options. Direktif ini berisikan daftar direktif lain. Secara default, berkas ini berisikan direktif lain sebagai berikut :

options {
  directory "/var/cache/bind";
  auth-nxdomain no;
  listen-on-v6 { any; };
};

Direktif directory merupakan alamat direktori yang digunakan oleh bind untuk menyimpan cache bind. Direktif auth-nxdomain digunakan untuk oleh bind untuk menentukan apakah menjawab NXDOMAIN, atau alamat yang tidak ada. secara otoritatif. Direktif listen-on-v6 digunakan untuk menentukan apakah bind akan menjawab permintaan ipv6.

Selain direktif tersebut, ada berbagai macam direktif yang dapat digunakan di direktif options. Berikut ini adalah daftar direktif yang sering digunakan di direktif options.

  • query-source address * port 53, digunakan untuk menentukan port yang digunakan oleh bind untuk mengajukan permintaan ke server lain.
  • forwards { alamat-ip; }; digunakan oleh bind untuk meneruskan permintaan hanya ke server yang ditentukan di alamat.ip.
  • recursion yes|no digunakan untuk menentukan apakah bind akan menjawab permintaan secara rekursif atau tidak.
Baiklah, saya mengantuk sekali sekarang. Saya cukupkan dulu sekian artikel ini, besok atau lusa kalau sempat akan saya teruskan, sekaligus menutup pembahasan mengenai installasi dan konfigurasi dns di linux menggunakan bind. Semoga artikel ini memberikan manfaat kepada anda.

Salam penguin! :)


Share:

Install/Upgrade Kernel 3.11.3 di Ubuntu 12.04 LTS

Akhirnya kernel Linux terbaru rilis juga. Kini sudah sampai ke versi 3.11.3. Wah, ini pasti menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi para pecinta kernel 3.11.

Kernel 3.11.3 ini membawa banyak perbaikan bug dan juga memiliki support driver yang lebih banyak. Selain itu juga ada banyak perubahan-perubahan terbaru lainnya. Untuk lebih lengkapnya, Kalian bisa membaca pernyataan rilis resminya di halaman web ini.

Yuk, langsung saja kita install/upgrade kernel 3.11.3 di Ubuntu. Disini saya menggunakan Ubuntu 12.04 sebagai bahan percobaannya.

1. Bukalah terminal kalian (CTRL + ALT + T) lalu ketikkan perintah berikut ini untuk mendownload file DEB yang diperlukan :

Untuk 32 Bit


$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-headers-3.11.3-031103-generic_3.11.3-031103.201310011421_i386.deb
$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-headers-3.11.3-031103_3.11.3-031103.201310011421_all.deb
$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-image-3.11.3-031103-generic_3.11.3-031103.201310011421_i386.deb


Untuk 64 Bit

$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-headers-3.11.3-031103-generic_3.11.3-031103.201310011421_amd64.deb
$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-headers-3.11.3-031103_3.11.3-031103.201310011421_all.deb
$ wget http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/v3.11.3-saucy/linux-image-3.11.3-031103-generic_3.11.3-031103.201310011421_amd64.deb



2. Setelah ketiga file itu sudah terdownload, langsung jalankan perintah ini untuk menginstallnya :

$ sudo dpkg -i linux-headers-3.11.3*.deb linux-image-3.11.3*.deb

3. Restart komputer kalian.

Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

04 October 2013

Membersihkan Memory Yang Tidak Terpakai di Ubuntu

Oh my god, kenapa tiba-tiba performa komputer ini menurun? Perasaan sebelumnya berjalan lancar jaya tidak ada kendala.

Penurunan performa komputer bisa memiliki beberapa faktor penyebabnya, mulai dari space hardisk yang minim, banyaknya aplikasi yang berjalan dan jumlah RAM minim.

Untuk mengatasinya tentu kita bisa upgrade hardware, hardsik, memory maupun memory yang lebih besar dan cepat.

Tapi itu bukan satu satunya cara, karena kita bisa juga memaksimalkan memory kita dengan cara membersihkannya ketika tidak dipakai oleh sistem.

Tutorial ini seperti biasa saya menggunakan Ubuntu 13.04, untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan memory, kita bisa menggunakan perintah berikut :

Mengecek Pemakaian Memory
  • watch -n 1 free -m atau
  • watch -n 1 cat /proc/meminfo

Membebaskan Memory Yang Tidak Terpakai :
  • sudo sysctl -w vm.drop_caches=3 atau
  • sudo sync && echo 3 | sudo tee /proc/sys/vm/drop_caches

Semoga bisa membantu :)

Share:

Cara Melakukan Screenshot di Ubuntu

Hello, kali ini saya coba untuk sedikit ngasih bocoran nih :) tentang cara mengambil screenshot / capture layar di Ubuntu.

Kita bisa menggunakan aplikasi Screenshot (Ubuntu) atau dengan KSnapshot (Kubuntu) dan juga aplikasi-aplikasi lainnya.

Pastinya hal ini tidak asing kalau kita sudah terbiasa bekerja dengan Ubuntu Desktop, jadi bagi yang udah familiar dengannya barangkali postingan ini tidak perlu-perlu amat ya? :)

Sebenarnya postingan ini lebih pas untuk yang baru saja kenal atau menggunakan ubuntu desktop sebagai lingkungan kerjanya dan memerlukan tampilan layar atau bagian tertentu dari layar desktop kita. Untuk apapun itu gak harus dipertanyakan. Betul? :)

Lalu bagaimana caranya kita melakukan screenshot di ubuntu? Begini caranya :

Buka sebuah aplikasi Screenshot, dari dash ubuntu cukup kita ketikkan screenshot. Setelah terbuka disana ada beberapa opsi yang bisa kita sesuaikan dengan keperluan kita dan terbagi menjadi :
  1. Grab the whole desktop, adalah opsi yang bisa kita gunakan bila ingin mengambil seluruh tampilan desktop.
  2. Grab the current window, adalah opsi yang tepat bila kita hanya ingin meng-capture jendela atau windows yang sedang aktive.
  3. Select area to grab, adalah opsi yang bisa kita gunakan ketika kita hanya ingin mengambil bagian tertentu dari layar monitor kita
Selain itu, disana ada opsi untuk mengatur delay capture ketika kita meng-klik Take Screenshot dan aksi capturing oleh Screenshot ini.

Save Screenshot
Pilihan selanjutnya (lihat Save Screenshot) adalah :

Kita segera memberikan nama file sebelum Screenshot menyelesaikan tugasnya.
  1. Tentukan lokasi dimana kita akan menyimpan file hasil screenshot.
  2. Selain menyimpannya dalam bentuk file, kita juga bisa meng-kopy-nya ke memory sistem yang bisa kita gunakan untuk keperluan lain, misalnya kita bikin file baru dengan gimp melalui menu File - Create from clipboard

Demikian sedikit curhat atau cuap-cuap ini yang penting gak penting yang penting exist :)

Apapun jawabannya, semoga ini bisa bermanfaat :)



Share:

Blog Archive