Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Elektronika Beserta Jawaban

SOAL A 1) Berikut ini yang termasuk komponen elektronika dengan jenis komponen pasif yaitu ....

Kisi-kisi Soal UTS dan UAS Sistem Terdistribusi Beserta Jawaban

SOAL A 1. Berikut ini yang merupakan karakteristik dari definisi sistem terdistribusi adalah ....

Remove Bios Password and Harddissk (HDD) Laptop

I think to remove the bios password on an average PC is already can, although without having to memorize the password. the system jumpers or removing battery bios. ever see a supervisor, admin, system, HDD, bios, setup password?

Memperbaiki Kick Starter Motor Matic

Motor Matic is a motor that is the easiest to use and most in our homeland. please note that the motor also takes care of very sensitive, just like a computer that also takes care of sensitive anyway.

Gejala Kerusakan Mesin Air Submersible Metabo

Mesin Air Submersible atau yang sering disebut kebanyakan orang (satelit) ini sangat bagus, dengan sistemnya yang canggih dan fleksible. tipe mesin yang berbasis kerja di dalam tanah dan hanya menggunakan satu pipa ini, sangat berguna untuk anda yang memiliki banyak lumpur atau air kuning setelah pengeboran.

13 March 2013

Kenapa Pakai Ubuntu?


Pertanyaan simple dan jawabannya juga simple, Kenapa pakai ubuntu? sederhana sob, gratis, mudah, kompatibel, dan indah, lah pendek amat sob jawabannya? emang gitu sob alesan saya, ya masa postingannya isinya cuma 2 baris? oh iya juga yah, oke sob akan saya jelaskan santai-santai.




Source http://foss.amrita.ac.in






1. Gratis

Yah pengguna linux atau FOSS(Free Open Source Software) pasti
Share:

12 March 2013

Apa Sih Sobat Ubuntu?


Sobat Ubuntu, ya dari namanya sudah mewakilkan konten yah :P, Sobat Ubuntu adalah blog yang isinya menceritakan tentang tips, trik, berita mengenai linux ubuntu dan kawan-kawannya. Loh ko kenapa Ubuntu sob? simpel saja karena mudah hahaha dan bagi seorang nubie seperti saya :D.









Lalu untuk apa nih susah-susah buat blog? kan ga di bayar? cape juga? simpel aja, buat belajar saya, ya
Share:

11 March 2013

Cara Instal SparkWeb dengan Openfire di Debian 6 Squeeze


Jika kemarin kalian sudah membaca postingan saya tentang cara membuat sebuah Chat Server dengan menggunakan Openfire, pasti ada diantara salah satu dari kalian yang bertanya seperti ini, "Lalu kalau mau chatingnya gimana ?". Jika iya, maka pada postingan kali inilah jawabannya.

Pada awalnya saya juga sempat bingung, kok cuma ada halaman adminnya saja, mana halaman buat chattingnya? Setelah mencari-cari di internet, barulah saya tau kalau ternyata Openfire itu hanyalah server Chattingnya saja. Sedangkan Chatting kliennya kita harus menggunakan aplikasi lain. Saya cari-cari lagi, ternyata untuk aplikasi Chatting ini kita bisa menggunakan 2 alternatif. Yaitu SparkWeb yang berbasis Web, dan Pidgin yang berbasis Desktop. Dengan menggunakan aplikasi Chatting klien inilah nanti kita baru bisa melakukan chatting antar sesama user.

Bagaimanakah cara instal SparkWeb di Debian 6 Squeeze? Baca terus postingan ini ya.

1. Pertama-tama, kalian harus mendownload terlebih dahulu SparkWebnya :

# wget http://www.igniterealtime.org/downloadServlet?filename=sparkweb/sparkweb_0_9_0.tar.gz

2. Berhubung nama file sparkwebnya jadi aneh setelah didownload, biar enak lebih baik kalian rename saja filenya :

# mv downloadServlet\?filename\=sparkweb%2Fsparkweb_0_9_0.tar.gz sparkweb.tar.gz

3. Jika sudah, sekarang ekstraklah file tersebut :

# tar -xvf sparkweb.tar.gz

4. Setelah itu pindahkan direktori sparkweb hasil ekstraksi tadi ke dalam direktori /var/www/ :

# mv sparkweb /var/www/sparkweb

5. Kemudian ganti kepemilikan direktori sparkweb tersebut menjadi milik root dan grup www-data :

# chown -R root.www-data /var/www/sparkweb

6. Selanjutnya, masuklah kedalam direktori /var/www/sparkweb :

# cd /var/www/sparkweb

7. Disini ada satu file yang perlu kalian konfigurasi, yaitu file SparkWeb.html :

# nano SparkWeb.html

Tekan CTRL + W dan cari kata kunci server maka kalian akan menemukan baris server: "igniterealtime.org", :



Gantilah bagian igniterealtime.org menjadi nama hostname/domain/ip address dari debian yang menjalankan openfire milik kalian. Misalnya disini saya menggantinya menjadi server.belajar.cilsy sesuai dengan hostname milik debian saya.



Jika sudah, simpan dan tutuplah file tersebut.

8. Setelah itu kopilah file SparkWeb.html ke file index.html dengan perintah ini :

# cp SparkWeb.html index.html

9. Sekarang cobalah akses alamat http://ipdebian/sparkweb melalui web browser dari klien. Contoh : http://172.16.100.1/sparkweb



Cobalah login dengan salah satu user yang telah kalian buat sebelumnya.



Selamat berchatting ria!

Semoga bermanfaat :)

SUMBER
Share:

Belajar Mikrotik : Dasar Firewall Mikrotik

Belajar Mikrotik : Dasar Firewall Mikrotik - Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas tentang dasar fitur Firewall pada Router Mikrotik. Sebelumnya mari kita pelajari dulu apa itu Firewall.

Apa itu Firewall?

Firewall adalah perangkat yang berfungsi untuk memeriksa dan menentukan paket data yang dapat keluar atau masuk dari sebuah jaringan. Dengan kemampuan tersebut maka firewall berperan dalam melindungi jaringan dari serangan yang berasal dari jaringan luar (outside network). Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengelola aliran data ke, dari dan melalui router. Sebagai contoh, firewall difungsikan untuk melindungi jaringan lokal (LAN) dari kemungkinan serangan yang datang dari Internet. Selain untuk melindungi jaringan, firewall juga difungsikan untuk melindungi komputer user atau host (host firewall).

Firewall digunakan sebagai sarana untuk mencegah atau meminimalkan risiko keamanan yang melekat dalam menghubungkan ke jaringan lain. Firewall jika dikonfigurasi dengan benar akan memainkan peran penting dalam penyebaran jaringan yang efisien dan infrastrure yang aman . MikroTik RouterOS memiliki implementasi firewall yang sangat kuat dengan fitur termasuk:
  • stateful packet inspection
  • Layer-7 protocol detection
  • peer-to-peer protocols filtering
  • traffic classification by:
  • source MAC address
  • IP addresses (network or list) and address types (broadcast, local, multicast, unicast)
  • port or port range
  • IP protocols
  • protocol options (ICMP type and code fields, TCP flags, IP options and MSS)
  • interface the packet arrived from or left through
  • internal flow and connection marks
  • DSCP byte
  • packet content
  • rate at which packets arrive and sequence numbers
  • packet size
  • packet arrival time
  • dll
Anda dapat mengakses Firewall Mikrotik via Winbox melalui menu IP --> Firewall



Firewall beroperasi dengan menggunakan aturan firewall. Setiap aturan terdiri dari dua bagian - matcher yang sesuai arus lalu lintas terhadap kondisi yang diberikan dan tindakan yang mendefinisikan apa yang harus dilakukan dengan paket yang cocok. Aturan firewall filtering dikelompokkan bersama dalam chain. Hal ini memungkinkan paket yang akan dicocokkan terhadap satu kriteria umum dalam satu chain, dan kemudian melewati untuk pengolahan terhadap beberapa kriteria umum lainnya untuk chain yang lain.

Misalnya paket harus cocok dengan alamat IP:port. Tentu saja, itu bisa dicapai dengan menambahkan beberapa rules dengan alamat IP:port yang sesuai menggunakan chain forward, tetapi cara yang lebih baik bisa menambahkan satu rule yang cocok dengan lalu lintas dari alamat IP tertentu, misalnya: filter firewall / ip add src-address = 1.1.1.2/32 jump-target = "mychain".

Ada tiga chain yang telah ditetapkan pada RouterOS Mikrotik :

  1. Input - digunakan untuk memproses paket memasuki router melalui salah satu interface dengan alamat IP tujuan yang merupakan salah satu alamat router. Chain input berguna untuk membatasi akses konfigurasi terhadap Router Mikrotik.
  2. Forward - digunakan untuk proses paket data yang melewati router.
  3. Output - digunakan untuk proses paket data yang berasal dari router dan meninggalkan melalui salah satu interface.
Ketika memproses chain, rule yang diambil dari chain dalam daftar urutan akan dieksekusi dari atas ke bawah. Jika paket cocok dengan kriteria aturan tersebut, maka tindakan tertentu dilakukan di atasnya, dan tidak ada lagi aturan yang diproses dalam chain. Jika paket tidak cocok dengan salah satu rule dalam chain, maka paket itu akan diterima.

Connection State (Status paket data yang melalui router)

  • Invalid : paket tidak dimiliki oleh koneksi apapun, tidak berguna.
  • New : paket yang merupakan pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi.
  • Established : merupakan paket kelanjutan dari paket dengan status new.
  • Related : paket pembuka sebuah koneksi baru, tetapi masih berhubungan denga koneksi sebelumnya.

Action Filter Firewall RouterOS Mikrotik

Pada konfigurasi firewall mikrotik ada beberapa pilihan Action, diantaranya :
  • Accept : paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya
  • Drop : menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP) 
  • Reject : menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP
  • Jump : melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target
  • Tarpit : menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk)
  • Passthrough : mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya
  • log : menambahkan informasi paket data ke log


Contoh Pengunaan Firewall pada Router Mikrotik

Katakanlah jaringan pribadi kita adalah 192.168.0.0/24 dan publik (WAN) interface ether1. Kita akan mengatur firewall untuk memungkinkan koneksi ke router itu sendiri hanya dari jaringan lokal kita dan drop sisanya. Juga kita akan memungkinkan protokol ICMP pada interface apapun sehingga siapa pun dapat ping router kita dari internet. Berikut command nya :

/ip firewall filter
add chain=input connection-state=invalid action=drop \
comment="Drop Invalid connections"
add chain=input connection-state=established action=accept \
comment="Allow Established connections"
add chain=input protocol=icmp action=accept \
comment="Allow ICMP"
add chain=input src-address=192.168.0.0/24 action=accept \
in-interface=!ether1
add chain=input action=drop comment="Drop semuanya"

Cukup sekian dulu belajar mikrotik tentang Dasar Firewall Mikrotik. Untuk penjelasan firewall mikrotik yang lebih mendalam akan dibahas pada artikel selanjutnya. Terima kasih, semoga artikel ini bermanfaat :)
Share:

10 March 2013

Cara Instal Openfire Chat Server di Debian 6 Squeeze


Udah lama enggak otak-atik debian karena rutinitas yang tiada henti, akhirnya sekarang punya waktu juga. Iseng-iseng saya lagi nyobain buat instal Server Chatting di Debian 6 Squeeze nih. Ada yang sudah pernah coba belum? Kalo belum, saya jelaskan sedikit ya tentang apa itu Openfire.

Openfire adalah aplikasi instant messaging berbasis opensource yang dibangun menggunakan protokol XMPP dan tersedia untuk berbagai macam platform.

Untuk menginstallnya di Debian 6 Squeeze, ikuti langkah-langkah yang saya jabarkan dibawah ini ya.

1. Sebelum memulai instalasi dan konfigurasi Openfire, pertama kalian harus mengetahui terlebih dahulu apa nama hostname Debian kalian, karena Hostname ini akan dibutuhkan saat konfigurasi Openfire nanti. Eksekusi perintah ini untuk melihat hostname di Debian :

# hostname

Catatlah nama hostname kalian masing-masing yang muncul.



2. Setelah itu kalian juga perlu untuk menginstall paket sun-java6-jre, karena Openfire membutuhkan java untuk dapat berfungsi dengan baik. Pertama-tama edit file /etc/apt/sources.list untuk menambahkan repository java :

# nano /etc/apt/sources.list

Dibaris paling bawah file tersebut tambahkan baris berikut :

deb http://ftp.us.debian.org/debian/ squeeze main non-free

Simpan dan tutuplah file tersebut, kemudian lakukan update dengan mengetikkan perintah ini :

# apt-get update

3. Jika sudah di update, sekarang installah paket javanya :

# apt-get install sun-java6-jre

Jika ada muncul seperti ini, pilih OK.



Kemudian pilih Yes, jika muncul pertanyaan untuk menerima Lisensi dari java.



4. Langkah selanjutnya adalah, kalian harus mendownload paket openfirenya di website openfire :

# wget http://www.igniterealtime.org/downloadServlet?filename=openfire/openfire_3.6.4_all.deb

5. Jika sudah terdownload, sekarang installah Openfirenya :

# dpkg -i *openfire*.deb

Pastikan tidak ada pesan error yang muncul ya!

6. Setelah openfire terinstall, sekarang kalian harus membuat database untuk openfirenya terlebih dahulu. Saya menggunakan database Mysql disini :

Ketentuan :
Nama database : openfire
Nama User : openfireuser
Password User : openfirepw

Ikuti langkah-langkah yang saya sudah tandai merah :

root@server:~# mysql -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 56
Server version: 5.1.49-3 (Debian)

Copyright (c) 2000, 2010, Oracle and/or its affiliates. All rights reserved.
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software,
and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL v2 license

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement.

mysql> CREATE DATABASE openfire;
Query OK, 1 row affected (0.05 sec)

mysql> CREATE USER openfireuser;
Query OK, 0 rows affected (0.13 sec)

mysql> SET PASSWORD FOR openfireuser = PASSWORD("openfirepw");
Query OK, 0 rows affected (0.03 sec)

mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON openfire.* TO openfireuser@localhost IDENTIFIED BY 'openfirepw';
Query OK, 0 rows affected (0.00 sec)

mysql> FLUSH PRIVILEGES;
Query OK, 0 rows affected (0.05 sec)

mysql> quit
Bye
root@server:~#


7. Selanjutnya, bukalah browser dari komputer klien lalu arahkan ke alamat http://ipdebian:9090. Misalnya disini saya menggunakan http://172.16.100.1:9090. Jika berhasil, maka akan muncul tampilan awal instalasi openfire seperti berikut. Pilih bahasa yang kalian inginkan, kemudian klik Continue.



8. Pada bagian Domain, isilah dengan nama Hostname yang telah kalian catat di awal tadi. Klik Continue.



9. Disini pilihlah opsi Standard Database Connection.



10. Kemudian di halaman konfigurasi database ini, ada beberapa hal yang harus kalian edit.
  • Pada bagian Database driver presets, gantilah menjadi Mysql.
  • Biarkan apa adanya pada bagian JDBC Driver Class.
  • Pada bagian Database URL, gantilah bagian Hostname menjadi localhost, dan bagian database name menjadi nama database kalian. Disini saya memasukkannya menjadi openfire.
  • Kemudian pada bagian Username dan Password masukkan Username dan Password yang telah kalian buat sebelumnya di Mysql.


 11. Selanjutnya pilih saja Default pada tahap Profile Settings. Klik Continue jika sudah.

 

12. Lalu kalian akan masuk ke tahap konfigurasi akun Admin. Isikan Email dan Password yang kalian kehendaki untuk dapat digunakan sebagai login admin nanti.

 

 13. Setelah itu akan muncul pemberitahuan bahwa instalasi telah berhasil seperti ini.

 

14. Klik pada bagian Login to Admin Console untuk masuk ke halaman administrator. Isikan Username dan Password admin yang telah kalian isi pada tahap konfigurasi akun Admin sebelumnya.

 

 Berikut adalah tampilan halaman Admin jika kalian berhasil login :

 

Sampai sini instalasi Openfire sebagai Chat Server di Debian 6 Squeeze telah berhasil. Untuk koneksi chatting antar sesama user yang telah kalian buat di halaman administrator Openfire, kalian dapat menggunakan SparkWeb (berbasis Web) atau Pidgin (berbasis Desktop).

Catatan : Jika kalian gagal login ke akun admin, bisa kalian coba lakukan langkah-langkah berikut : 
1. Restart service openfirenya. Jika masih gagal, 
2. Restart komputer. Jika masih gagal, 
3. Coba cari solusinya dari halaman-halaman berikut. 

Semoga bermanfaat :)

SUMBER 1
SUMBER 2
Share:

09 March 2013

Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik

Cara Backup dan Restore Konfigurasi Router Mikrotik - Konfigurasi Router Mikrotik dapat di-backup dan restore untuk mencegan pekerjaan konfigurasi ulang jika suatu saat router diganti atau rusak. Fitur Backup juga berguna ketika anda melakukan kesalahan konfigurasi dan ingin kembali ke konfigurasi sebelumnya. Konfigurasi yang di-backup ini akan disimpan dalam bentuk file dan dapat di download atau copy ke harddisk PC/laptop anda. 

Untuk melakukan backup konfigurasi, anda dapat melakukannya via command line ataupun winbox, dengan perintah :
[admin@MikroTik] > system backup save

Jika menggunakan winbox, masuk ke menu Files --> klik Backup. Maka akan muncul file baru dengan ekstensi .backup.


Kemudian untuk mengcopy atau download file .backup tersebut ke komputer tinggal drag and drop aja file nya ke Windows Explorer seperti gambar berikut :


Cara Restore Konfigurasi Mikrotik

Untuk mengembalikan konfigurasi yang sudah di-backup sebelumnya masuk ke manu Files. Copy file backup dari komputer ke router mikrotik dengan drag n drop seperti sebelumnya. Pilih file backup yang mau di-restore. klik Restore.


Sekarang konfigurasi router Mikrotik sudah kembali seperti sebelumnya.

Oke, sekian dulu tutorial mikrotik nya. Selamat belajar mikrotik ;)
Share:

Blog Archive